Park bisa dikatakan ia merupakan pesepakbola paling sukses di Negeri Ginseng. Setelah bergabung dengan PSV Eindhoven ia hijrah ke klub raksasa MU.
Tak seperti pemain Asia lainnya yang memperkuat klub besar Eropa hanya demi aspek bisnis, Park mampu membuktikan kualitasnya. Itu sebabnya The Red Devils tidak ragu untuk menahan Park di Old Trafford lebih lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penghargaan dan penghormatan dari Korea Selatan untuk salah satu putra terbaiknya itu ternyata masih terus mengalir. Kini nama Park diabadikan untuk pusat pelatihan sepakbola di Suwon, kota tempat tinggal pemain MU bernomor punggung 13 itu.
"Saya mulai bermain sepakbola dan menghabiskan masa muda saya di kota ini. Saya berharap pusat pelatihan sepakbola ini bisa membantu pengembangan fisik dan mental para pemain muda melalui sepakbola dan membuat mereka menikmati olahraga ini," ujar Park ketika menghadiri peletakan batu pertama Park Ji Sung Football Centre, seperti dilansir dari AFP.
Pembangunan Park Ji Sung Football Centre menurut rencana selesai bulan Mei tahun depan. Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah dua lapangan sepakbola, sebuah clubhouse, klinik, museum, dan perpustakaan.
Sasaran utama dari pusat pelatihan sepakbola ini adalah anak-anak berusia enam hingga 13 tahun. Ke depannya akan dikembangkan juga program untuk anak yang berusia di atas 13 tahun.
(nar/a2s)











































