Robert Pires adalah korban Domenech karena sang pelatih enggan memakai pemain yang berasi bintang Scorpio. Lalu David Trezeguet, yang meski selalu tampil apik bersama Juventus, terus saja diabaikan.
Mungkin masih bisa dimaafkan bila dengan kebijakan yang terhitung aneh itu Domenech masih sanggup membawa Prancis berprestasi. Namun pada kenyataannya, Prancis dan prestasi adalah jauh panggang dari api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kritik dan cibiran bukan sekali dua kali datang. Tapi Wenger, pria Prancis yang memanajeri Arsenal, menilai Domenech tetap layak didukung saat 'Si Biru' melakoni dua laga kualifikasi tersisa.
"Sangat penting bagi Prancis untuk menang. Jadi kita semua harus berada di samping pelatih dan mendukung dia," komentar Wenger seperti dilansir situs resmi Arsenal.
Nasib Prancis berada dalam posisi genting. Kemenangan melawan Kep Faroe di Guingamp, Sabtu (10/10/2009), mungkin bukan tugas sulit. Tapi bila pada saat berdekatan Serbia menang atas Rumania, tiket otomatis dipastikan melayang dan Prancis hanya bisa berharap melalui play-off.
Play-off adalah fase yang gampang-gampang susah karena akan mempertemukan delapan runner-up dari seluruh grup yang ada. Menurut Wenger, kegagalan di play-off adalah bencana bagi juara dunia 1998 itu.
"Jika Serbia menang, maka mereka akan lolos langsung dan kita harus ke play-off. Prancis sempat tidak bermain bagus. Tapi di dua pertandingan terakhir mereka sudah lebih baik. Tidak lolos adalah bencana," tuntas Wenger.
(arp/nar)











































