Argentina & Maradona Diselamatkan Anak Baru dan Orang Lama

Argentina & Maradona Diselamatkan Anak Baru dan Orang Lama

- Sepakbola
Minggu, 11 Okt 2009 11:07 WIB
Argentina & Maradona Diselamatkan Anak Baru dan Orang Lama
Buenos Aires - Bukan Lionel Messi, Sergio Aguero, atau Pablo Aimar. Figur yang menjaga harapan Argentina sekaligus menyelamatkan Diego Maradona adalah seorang pemain debutan dan bintang lokal veteran.

Kemenangan dramatis 2-1 atas Peru, Minggu (11/10/2009), bak sebuah mukjizat buat Argentina. Kalau saja mereka tak mencetak gol di menit keempat masa injury time, dan skor tetap 1-1, maka Tim Tango akan mengucap "adios" pada Piala Dunia 2010 – dan Maradona hampir bisa dipastikan out, entah mundur atau dipecat.

Tapi Gonzalo Higuain membuka asa itu dan Martin Palermo memastikannya. Higuain adalah pencetak gol pertama di menit 47 dan Palermo adalah si pendulang gol di masa injury time tersebut, setelah Peru sempat menyamakan kedudukan di menit 90.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asal tahu saja, Higuain baru kali itu turun ke lapangan dengan seragam Albiceleste. Striker Real Madrid itu bahkan langsung dijadikan starter, berduet dengan Messi. Dan di debut internasionalnya itu Higuain langsung mencetak sebuah gol krusial.

Palermo lebih istimewa. Selain karena golnya yang menyelamatkan itu, ia juga "semestinya" sudah out of date. Ketika Argentina sedang booming penyerang muda yang hebat, ia masih bisa bertahan.

Setelah menghilang dari kancah internasional sekitar 10 tahun, Maradona memangilnya lagi menjelang pertandingan melawan Paraguay bulan lalu. Dan Palermo baru saja menjadi pahlawan. Masuk di babak kedua menggantikan Enzo Perez, pemain 35 tahun itu menciptakan gol yang mempertahankan kehidupan Argentina.

"Ya, tadinya saya pikir kami sudah terlempar dari Piala Dunia. Tapi saya melupakan Palermo, 'Santo' Palermo," demikian apresiasi tinggi Maradona pada Palermo dengan menambahkan label 'santo' alias orang suci, seperti dikutip Reuters. (a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads