Maradona dan Argentina belum tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia 2010. Kemenangan atas Peru, Minggu (11/10/2009), membuat juara dunia dua kali itu naik ke peringkat empat klasemen zona Amerika Selatan, dan jika bisa mempertahankannya sampai empat hari ke depan, maka salah satu tim terbaik dunia ini akan terbang ke Afrika Selatan tahun depan.
Sungguh dramatis kemenangan yang didapat Argentina pagi ini. Unggul lebih dulu di awal babak kedua, mereka disamakan tim tamu persis di menit 90. Keajaiban gol Martin Palermo di menit 94 yang mengubah semuanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Turun sana, dan selesaikan pertandingan ini seperti kamu berkali-kali melakukannya," ujar Maradona tentang Palermo yang diturunkannya setelah jeda turun minum.
"Setelah itu sebuah mukjizat dari Santo Palermo terjadi yang memberi kami satu kehidupan lagi untuk lolos (ke Piala Dunia)," sambung pria gemuk berusia 48 tahun itu, dikutip Reuters.
Selain Palermo, ia tak lupa memperlihatkan religiusitasnya, sebagaimana ia begitu terkenal dengan istilah "Tangan Tuhan" di Piala Dunia 1986. "Sang pria brewok (Tuhan Yesus) telah datang mengunjungi stadion River (Plate) ini," ujarnya.
Sebelum ini Argentina dalam kondisi sangat mengkhawatirkan karena berada di luar posisi empat besar yang otomatis lolos ke Afrika Selatan. Mereka belum pernah tidak menembus putaran final Piala Dunia sejak 1970.
Hari Rabu (14/10) mendatang adalah hari yang paling menentukan untuk Argentina (dan Maradona) untuk mempertahankan posisinya di urutan keempat. Mereka akan bertarung melawan Uruguay, yang saat ini ada di tempat kelima setelah mengalahkan Ekuador 2-0.
Duel tersebut menjadi laga hidup-mati buat kedua tim, dan Uruguay punya keuntungan tersendiri karena bermain di kandang sendiri. Keduanya bahkan bisa disalip Ekuador yang masih memiliki peluang menyodok dari peringkat enam.
Dari 17 pertandingan Argentina mengoleksi 25 angka, Uruguay 24, dan Ekuador 23. Ekuador mengintip kans terakhir dengan bertanding melawan Cile yang sudah dipastikan lolos ke putaran final.
Tentang pertemuannya melawan Uruguay, Maradona telah memastikan bahwa timnya akan "bermain untuk menyambung nyawa mereka supaya lolos". (a2s/a2s)











































