Harapan Prancis untuk dapat meraih tiket langsung ke putaran final Piala Dunia memang sudah kandas. Les Bleus tinggal menyisakan harapan dari babak playoff yang sudah mereka raih.
Melihat kondisi Prancis yang seperti itu, Trezeguet terketuk pintu hatinya. Penyerang Juventus ini mengatakan bahwa dirinya bersedia kembali dari masa pensiun di ajang internasional khusus untuk membela negaranya di dua patai playoff yang akan dilangsungkan pada 14 dan 18 November mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin itu dapat menjadi kesempatan terakhir bagi saya untuk membela tim nasional mengingat usia saya yang sudah semakin menua."
"Saya tersedia untuk dipanggil. Saya memang tidak bisa melupakan apa yang terjadi namun kepentingan Prancis yang paling penting sekarang."
Meski begitu, bukan berarti Trezeguet dapat langsung dapat memikat Pelatih Prancis, Raymond Domenech. Sang arsitek yang memang sebelumnya terlibat perseteruan dengan Trezeguet itu hanya menjawab dingin tentang niatan baik si pemain.
"Saya selalu senang dengan niat baik pemain yang ingin bermain untuk Prancis. Namun tugas seorang pelatih adalah untuk memutuskan," terangnya.
Mundurnya Terezeguet dari tim nasional Prancis pada Juni tahun silam sendiri dilatarbelakangi oleh Domenech yang kembali terpilih sebagai nahkoda 'Si Biru' pasca Euro 2008. Saat itu pemain yang memiliki darah Argentina tersebut mengatakan terang-terangan soal kekesalannya atas terpuruknya Prancis di tangan Domenech. (krs/arp)











































