Sebagaimana diwartakan sebelumnya, FIFA menyatakan akan menyelidiki ucapan Maradona yang menyerang para pengkritiknya seusai Argentina menundukkan Uruguay 1-0 di Montevideo.
Saat itu, Maradona yang sempat terpojok melepaskan emosinya dengan menyerang media yang gemar mengecamnya dengan kata-kata bernada menghina dan penuh kecabulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak harus meminta maaf.Β Yang saya lakukan cuma bereaksi untuk mereka-mereka yang berbicara menyudutkan saya. Itulah yang terjadi," ujar Maradona santai.
Sebelum partai kontra Uruguay, Maradona memang dalam tekanan karena Argentina terancam tidak lolos. Para pengkritik Maradona mengatakan bahwa bintang di Piala Dunia 1986 itu tidak layak melatih.
"Saya tidak akan menarik ucapan saya. Semua orang tahu apa yang telah mereka katakan. Bagi saya, banyak wartawan yang tidak ingin timnas (Argentina) tidak lolos ke putaran final Piala Dunia," sergah Maradona.
"Bagi saya, itu adalah sikap anti-Argentina dan sesuatu yang tidak bisa saya maafkan," tegas pria berjuluk El Pibe de Oro (anak emas kami--red) itu.
(arp/arp)











































