Madrid bisa jadi ingin menghapus kenangan hitam laga El Clasico kontra Barca di Santiago Bernabeu November 2005.
Pertandingan berakhir dengan skor telak 3-0 bagi El Barca. Dua gol Azulgrana ketika itu diborong oleh Ronaldinho. Ramos menjadi salah satu pemain belakang Los Blancos yang menjadi bulan-bulanan dari aksi-aksi individual Dinho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen itu datang ketika Dinho bersama klub-nya saat ini, Milan melawat ke Santiago Bernabeu guna menjalani laga fase grup Liga Champions tengah pekan ini.
"Saya sangat gembira, bisa memiliki kesempatan untuk bertemu pemain seperti dia lagi," demikian tukas Ramos seperti dikutip dari situs resmi Madrid.
Namun kini Dinho sudah tidak seperti dulu. Bersama Il Diavolo Rosso, pemain bernomor punggung 80 itu masih terus berusaha mengembalikan performa seperti ketika ia masih di Barcelona.
"Saya belum menyaksikan penampilannya sejauh ini, tapi yang jelas dia akan tampil beda," ujar Ramos. "Akhir pekan kemarin ia mencetak satu gol dan membuat satu assist," tambah pemain nasional Spanyol itu sembari merujuk laga Milan kontra AS Roma di Seri A akhir pekan lalu.
Ramos pun berharap bahwa laga kontra Milan akan menjadi sebuah laga yang berat namun indah.
"Milan biasanya menunggu kesempatan untuk keluar menyerang. Mereka beda dengan Sevilla yang seluruh pemainnya ingin mencetak gol dan tidak terpaku di satu posisi saja," tuntas bek berusia 23 tahun itu sembari membandingkan permainan Milan dengan Sevilla, tim yang menghadirkan kekalahan pertama bagi El Real di La Liga musim ini.
Β
Β
Foto: Salah satu duel antara Sergio Ramos kontra Ronaldinho, Oktober 2006. (AFP/ Pierre Philippe Marcou)
(nar/key)











































