Mourinho Rasakan Grup yang Keras

Mourinho Rasakan Grup yang Keras

- Sepakbola
Rabu, 21 Okt 2009 05:29 WIB
Mourinho Rasakan Grup yang Keras
Milan - Inter Milan boleh dominan di Italia, tapi tidak demikian halnya di level Eropa. Menuai hasil seri untuk ketiga kalinya berturut-turut membuat Jose Mourinho merasakan tingginya persaingan di Liga Champions.

Mourinho mengatakan itu setelah timnya ditahan Dynamo Kiev 2-2 dalam lanjutan Liga Champions Grup F di Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (21/10/2009) dinihari WIB. Hasil itu datang tiga hari setelah Nerazzurri menang telak 5-0 atas Genoa,

"Ini betul-betul pertandingan yang berbeda, dengan gaya tim yang berbeda-beda pula. Tentu saja berbeda kalau dibandingkan dengan Genoa dan yang terjadi barusan, ketika kami sudah kebobolan di menit kelima," demikian Mourinho seusai pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti sering aku katakan, sepakbola adalah perjalanan sangat pendek dari surga ke negara. Ini bukan neraka sih, karena masih berlangsung. Tapi grup ini jelas-jelas sangat licin buat kami," sambungnya, seperti dikutip Football Italia.

Di awal kompetisi Inter dan Barcelona disimpulkan dengan cepat akan lolos ke babak berikutnya. Namun, faktanya adalah Dynamo Kiev dan tim debutan asal Rusia, Rubin Kazan, mampu menghambat kesimpulan dini tersebut.

"Kami seri lawan Barcelona, yang mana itu tidaklah dramatis. Kami dapat masalah di Kazan dan hari ini mereka tangguh. Malam ini juga pertandingan yang sulit. Tak ada yang menyangka Barca akan kalah di kandangnya sendiri, tapi kenyataannya begitu."

Ketatnya persaingan itu membuat Mourinho menargetkan kemenangan di matchday 4, di mana mereka akan menjadi tamu untuk Dynamo. "Seri mungkin tidak cukup dan kekalahan akan berartiΒ  menghabiskan kami."

Meski akan menjadi tim tamu di pertandingan berikutnya, tapi Mourinho sudah yakin bahwa kali itu timnya yang akan menang.

"Dyamo selalu berbahaya dalam menyerang balik. Jadi, boleh saya katakan, hasil ini pantas. Aku bisa membicakan ketidak beruntungan, tapi Dynamo pun bisa." (a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads