Galliani menceritakan pengalaman terbarunya di Santiago Bernabeu, Kamis (22/10/2009) dinihari WIB, ketika harus menonton timnya bertarung melawan klub raksasa Spanyol, Real Madrid, di pentas Liga Champions.
"Betul-betul bikin sengsara," cetus wakil presiden Milan itu seperti dikutip Football Italia. "Aku duduk disamping (presiden UEFA) Michel Platini, presiden Madrid dan seorang perempuan dari Madrid."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja, kemenangan 3-2 yang dicetak Milan membuat pria 65 tahun itu merasa bangga. Dan untuk kesekian kalinya ia membawa-bawa istilah "DNA" dalam diri klubnya.
"Kami punya pemain-pemain bertalenta sangat luas. Bukan kebetulan pula kalau kami bisa bermain lebih baik di Liga Champions, karena itu ada dalam DNA kami," ujarnya.
Hal lain yang dilakukan Galliani di dalam stadion itu adalah mengabarkan perkembangan pertandingan kepada atasannya, Silvio Berlusconi, yang tidak bisa menyaksikannya secara langsung.
"Presiden kami sedang ada di Rusia dan tak bisa menonton laga ini. Jadi dia memintaku mengiriminya SMS setiap kali ada perubahan hasil."
Ketika ditanya apakah dia akan membuatkan pesta kemenangan khusus atas kemenangan ini, Galliani menjawab, "Kami langsung terbang pulang malam ini dan akan tiba di Milan jam 4 pagi. Mudah-mudahan anak-anak tidak menyesal tak bisa berpesta karena bar-bar pasti sudah tutup!" (a2s/roz)











































