Selama Drogba absen di tiga laga awal The Blues di kompetisi Eropa musim ini, Kalou menjadi pendamping Nicolas Anelka di lini depan. Di dua laga awal, Kalou mandul dan Chelsea hanya bisa menang 1-0 dari Porto dan APOEL Nicosia.
Di laga ketiga, taji Kalou sebagai pelapis Drogba baru terlihat. Gawang Atletico dijebol dua kali oleh Kalou dan Chelsea pun mengakhiri laga itu dengan kemenangan mutlak 4-0. Kini setelah dua pekan berlalu, kedua tim akan kembali bertemu dengan si wakil Spanyol menjadi tuan rumah di Vicente Calderon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senang rasanya bisa kembali bermain dan mencetak dua gol. Sebagai striker, itu memberikanku kepercayaan diri lebih," tukas Kalou kepada Sky Sports.
"Melawan Atletico aku tahu penting bila aku dapat berlari di belakang para bek mereka karena Madrid selalu memainkan jebakan offside. Jadi ketika Anelka sedikit lebih ke dalam, itu memberiku waktu dan ruang untuk bisa berada di depan gawang mereka setiap saat," analisa Kalou mengenai performanya di laga pertama.
Dan ia pun tak bermasalah jika harus dipasangkan dengan Drogba atau Anelka. Baginya, bermain sebagai striker utama maupun penyerang lubang akan dilakoninya. Yang terpenting adalah Kalou dapat mencetak gol dan membawa kemenangan bagi timnya.
"Sebuah kombinasi yang baik antara aku dan Anelka dan itu terbukti karena aku bisa mencetak dua gol dan mustinya bisa lebih. Tapi cukup bagus jika aku akhirnya bisa membuat dua gol. Awalnya aku bermain di belakang striker namun di antara aku dan Anelka, kami rasa kami bisa bertukar posisi," jelas pesepakbola asal Pantai Gading itu.
"Tidak masalah siapa yang bermain di depan atau di belakang, akan selalu ada kombinasi yang hebat. Aku ingin itu terjadi karena Anelka adalah tipe pemain yang selalu mengejar bola dan aku lebih suka berlari ke arah pertahanan lawan. Terkadang itu memberikan kami pilihan siapa yang akan bermain di belakang siapa," pungkasnya.
Jadi, gimana Carletto? (mrp/din)











































