Kiev saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup F dengan poin empat, sama dengan yang dimliki pemuncak klasemen Barcelona dan urutan ketiga Rubin Kazan. Sementara Inter ada di posisi dasar dengan poin tiga.
Dengan situasi seperti ini maka persaingan di Grup F sangat ketat. Dengan menyisakan tiga laga lagi, maka setiap tim harus memburu kemenangan demi memastikan lolos ke fase knock out.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nerazzuri akan dihadapi Kamis (4/11/2009) dinihari WIB. Kiev mengandalkan pada sosok Andriy Shevchenko dalam laga ini.
Sheva memiliki banyak pengalaman ketika bertemu Inter, mengingat dirinya dahulu pernah memperkuat AC Milan tahun 1999 hingga 2006. Tak hanya itu pemain berusia 33 tahun itu cukup "hobi" membobol gawang La Beneamata.
Meski kini berseragam Kiev, Shevchenko bertekad tampil dengan semangat yang sama dengan ketika ia membela Milan. "Bagi saya, setiap pertarungan melawan Inter seperti layaknya derby. Sebuah pertarungan yang spesial," ujar Shevchenko seperti dikutip dari Football-Italia.
"Inter merupakan rival yang bersejarah. Saya sangat gembira punya kesempatan menghadapi mereka lagi dan saya akan sangat puas bila bisa mengatasi mereka."
"Mari berharap laga nanti akan menghibur dan kami menang. Saya yakin Kiev bisa melakukannya," tutup pria yang juga pernah memperkuat Chelsea itu.
Foto: Andriy Shevchenko (kiri), dalam laga Liga Champions antara Dynamo Kiev melawan Rubin Kazan, 16 September 2009 (AFP)
(nar/mrp)











































