Arsenal yang kini memimpin Grup H dengan tujuh poin akan menghadapi AZ Alkmaar di Emirates Stadium, Kamis (4/11/2009) dinihari nanti. Poin penuh didapat, maka tiket lolos ke babak knock out akan menjadi milik pasukan London Utara itu.
Di tengah performa yang ciamik di Liga Inggris dan lini serang yang dahsyat, terproduktif dengan 32 gol dari 11 pekan, Arsenal tentunya relatif lebih diunggulkan dari AZ. Namun demikian, yang namanya darah muda pastinya relatif selalu bermasalah dengan yang namanya konsistensi dan itulah yang ditunjukkan Arsenal di kandang AZ dua pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus belajar dari pertandingan-pertandingan itu. Kami harus lebih baik lagi," tegas Fabregas seperti dikutip AFP.
"Tentu kami ingin dapat mencetak empat atau lima gol di setiap pertandingan, tapi kamu harus sadar sepakbola tidak selalu seperti itu dan terkadang untuk menang, kamu hanya cukup untuk tak membuat kesalahan dan bekerja lebih keras untuk menahan bola lebih baik," lugasnya merujuk pada permainan menyerang Arsenal yang terkadang justru merugikan timnya.
Seperti yang telah diminta sang pelatih, Arsene Wenger, agar Arsenal bisa lebih konsisten. Fabregas pun meminta rekan-rekannya untuk lebih berkonsentrasi dan menajamkan insting membunuh para punggawa 'Gudang Peluru' agar dapat meraih kemenangan meskipun harus mengorbankan sepakbola indah yang menjadi ciri khas selama ini.
"Tapi di Liga Champions segalanya menjadi lebih sulit untuk meraih sebuah hasil. Jadi kami tidak boleh terlalu kecewa dengan hasil imbang melawan AZ. Sisi positif lainnya adalah kami dapat mencetak banyak gol dan itu adalah hal tersulit yang bisa dilakukan dalam sepakbola. Namun itu semua menggambarkan seperti apa kami itu."
"Tapi ketika suatu hari kami tidak bisa mencetak banyak gol, kami harus bisa menyelesaikan laga dengan cara lain, dengan cara mengumpan lebih banyak dan mempertahankan possesion," pungkasnya.
Kini tinggal pembuktian sejauh mana Arsenal dapat melangkah di Liga Champions musim ini. Memang masih terlalu dini untuk menerkanya, namun hanya Santiago Bernabeu di tanggal 22 Mei yang dapat menjawabnya. (mrp/roz)











































