Sebelum berlaga melawan Dynamo Kiev, Kamis (5/11/2009) dinihari WIB, Inter sudah hampa kemenangan dalam delapan laga sebelumnya. Terakhir kali tim Hitam-Biru meraih poin penuh di Liga Champions adalah saat menekuk Anarthosis Famagusta dengan skor 1-0 di kompetisi musim lalu.
Laga melawan wakil Ukraina itu berlangsung berat. Kiev sempat memimpin melalui Andrey Shevchenko di menit ke-21. Inter baru bisa mencetak gol penyama empat menit menjelang bubaran melalui Diego Milito. Wesley Sneijder menghadirkan kemenangan pertama bagi Inter di pentas Liga Champions berkat golnya di menit akhir laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini membawa Inter memuncaki klasemen sementara grup F dengan poin enam.
"Kami tampil sempurna. Saat turun minum, kami berjanji pada diri sendiri bahwa kami yakin bisa menang dan terus berusaha menceak gol. Dominasi kami terbayar dengan lahirnya dua gol," tambah kapten Javier Zanetti.
"Ini merupakan kemenangan yang fundamental. Tidak mudah memang. Ini membuktikan bahwa grup ini dihuni tim-tim yang sangat kuat. Kami harus melakukan yang lebih baik melawan Barca dan Rubin, namun kini kami ingin menikmati kemenangan ini dulu," demikian pendapat Diego Milito. (nar/nar)











































