Irlandia dikalahkan Prancis 0-1 dalam laga leg pertama playoff Piala Dunia 2010 akhir pekan lalu. Ketika itu Irlandia bertindak sebagai tuan rumah.
Seperti diberitakan The Times, Diarra dan gelandang Keith Andrews sempat terlibat perdebatan. Andrews yang berang dengan perkataan Diarra hampir saja melampiaskan emosinya kepada pemain Real Madrid itu. Beruntung tindakan tersebut bisa dicegah para pemain Irlandia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika pertandingan berakhir, saya melihat ia mendatangi saya. Saya pikir dia akan mengajak berjabat tangan. Namun dia mengatakan sesuatu yang membuat saya emosi."
"Laga ini merupakan pertarungan dua leg yang ketat, baru selesai separuhnya, selanjutnya ada orang yang melakukan hal itu, sungguh mengecewakan," lanjutnya.
Pengakuan Andrews diiyakan oleh Giovanni Trapattoni. "Seorang pemain saya dihina. Saya tidak bisa menyebutkan kata-kata hinaan itu, sebab sangat kasar. Yang jelas saya sangat terkejut," ujar pelatih Irlandia tersebut.
Arsitek berkebangsaan Italia itu menjelaskan bahwa hinaan tersebut tidak hanya bersifat pribadi, namun menghina orang Irlandia. "Anda tidak bisa menghina dengan melalukan pukul rata. Jangan hina orang Irlandia," kata Trapattoni.
Mr Trap tidak menjelaskan siapa pemain Prancis tersebut. "Sudah menjadi kebiasaan saya tidak menunjuk siapa pelaku kesalahan itu. Saya hanya memaparkan apa kesalahan yang ia lakukan," tegasnya.
Bagaimana tanggapan dari kubu Les Bleus? "Saya tak melihat kejadiannya," ujar kapten Thierry Henry.
Ada pun laga leg kedua akan digelar pada 18 November mendatang dengan Prancis sebagai tuan rumah.
(nar/din)











































