Saatnya Rekonsiliasi, Prancis

Jelang Playoff Piala Dunia

Saatnya Rekonsiliasi, Prancis

- Sepakbola
Rabu, 18 Nov 2009 06:02 WIB
Saatnya Rekonsiliasi, Prancis
Paris - Bagi Prancis, leg kedua playoff Piala Dunia 2010 tak hanya penentuan tiket ke Afrika Selatan. Les Bleus juga berharap pertarungan itu juga menjadi ajang rekonsiliasi dengan suporter.

Prancis akan menjamu Irlandia dalam laga kedua playoff Piala Dunia 2010, Rabu (18/11/2009) malam waktu setempat. Tuan rumah memiliki keunggulan kemenangan 1-0 di leg pertama.

Bagi kebanyakan tim, bermain di kandang sendiri merupakan sebuah keuntungan. Tetapi untuk Prancis, bisa jadi sebaliknya. Pasalnya dicibir suporter sendiri merupakan hal yang cukup sering dialami tim "Ayam Jantan" ketika tampil di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami membutuhkan dukungan suporter sejak menit pertama hingga menit terakhir. Suporter memiliki peran nyata dalam laga ini," ujar pelatih Raymond Domenech seperti dilansir dari USA Today.

Dalam pertemuan terakhir di Stade de France antara kedua negara, lima tahun silam, suporter Irlandia justru lebih riuh dibandingkan suporter Prancis. Ketika itu Stade de France berubah menjadi lautan hijau, warna tim Irlandia.

Untuk laga nanti panitia memperkirakan Irlandia akan didukung secara langsung oleh 25 ribu suporternya. "Tidak seharusnya kami memikirkan 25 ribu suporter Irlandia. Kami akan bertarung untuk satu tempat di putaran final Piala Dunia," seru bek Patrice Evra.

Pemain Manchester United itu mengatakan bahwa secara perlahan para suporter mulai mengubah sikapnya, yang tadinya mencibir ketika Prancis bermain tak memuaskan menjadi mendukung sepenuhnya apa pun yang terjadi.

"Saya mencontohkan kehangatan suporter kami di Stadion Roudourou di Guingamp ketika kami mengatasi kepulauan Faeroe 5-0."

"Saya juga berterimakasih kepada 6.000 suporter yang mendampingi kami di Irlandia. Memang sulit mendengarkan dukungan mereka, namun kehadiran mereka telah mengangkat semangat kami," lanjut Evra seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

"Jadi bukan sebuah mimpi bila kami berharap dukungan lebih di Stade de France, seperti yang didapatkan Irlandia ketika mereka tampil di rumah. Semua ingin ke Piala Dunia, termasuk para suporter. Saya berharap seluruh Prancis akan mendukung kami," tutup pemain berusia 27 tahun itu.




Foto: Kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Prancis vs Austria, 14 Oktober 2009, di Stade de France, St. Denis, Prancis (Reuters)
(nar/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads