Di antara delapan negara yang bertarung di babak playoff, Prancis menjadi tim yang paling diunggulkan lolos ke putaran final Piala Dunia. Sukses mencuri kemenangan 1-0 di kandang Republik Irlandia dianggap jadi bekal yang lebih dari cukup buat 'Tim Ayam Jantan'.
Berlaga di kandangnya sendiri, Prancis cuma butuh hasil imbang untuk dapat tiket ke Afrika Selatan. Apalagi Prancis punya rekor bagus di kandang sendiri dengan meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang di babak kualifikasi lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang tersulit belum kami hadapi. Bagian tersulitnya adalah menyelesaikan apa yang sudah Anda mulai. Kami sudah bertarung di babak kualifikasi selama dua tahun, sekarang ada satu pertandingan lagi untuk dilewati. Kami berhasil menang di sana, tapi kami masih punya satu pertarungan lagi. kami tahu mereka tak akan pernah menyerah," ungkap Henry di Reuters.
Prancis bisa jadi benar-benar dalam masalah untuk laga leg kedua tersebut mengingat mereka akan ditinggal Eric Abidal yang mengalami cedera. Giovanni Trapattoni diyakini akan memaksimalkan peluang-peluang dari situasi bola mati untuk menjebol gawang tim juara dunia 1998 itu.
"Kami harus menganggap kalau ini adalah satu-satunya pertandingan, kami tak boleh memikirkan keuntungan yang didapat dari laga sebelumnya. Kami tahu pertandingan itu tak akan mudah. Kami tak berharap masuk ke lapangan dan membuat banyak peluang. Kami tahu Irlandia tim yang sulit dikalahkan, tapi semuanya tergantung kami sendiri," pungkas striker Barcelona itu.
(din/roz)











































