Trap: Dinginkan Kepala, Hangatkan Hati

Jelang Playoff Piala Dunia

Trap: Dinginkan Kepala, Hangatkan Hati

- Sepakbola
Rabu, 18 Nov 2009 11:23 WIB
Trap: Dinginkan Kepala, Hangatkan Hati
Paris - Giovanni Trappatoni selaku pelatih Republik Irlandia tak mau para pemainnya justru fokus ke Lassana Diarra saat berhadapan dengan Prancis. Laga ini bukan soal balas dendam tapi tiket Piala Dunia.

Partai leg kedua playoff antara Prancis kontra Republik Irlandia juga mengetengahkan aroma sengit tambahan terkait Diarra, setelah pada pertemuan pertama terlibat insiden dengan Keith Andrews.

Andrews lantas menyebut Diarra sudah mengeluarkan komentar yang bernada negatif. Namun, pemain Prancis yang bermain untuk Real Madrid itu sendiri sudah membantah tudingan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apapun, kisah itu jelas akan jadi bumbu tambahan dalam duel kedua tim, Kamis (19/10/2009) dinihari WIB, dalam berebut tiket ke Afrika Selatan. Saat ini Prancis sedikit memiliki keungggulan karena menang 1-0 di partai pertama yang juga laga tandang 'Tim Ayam Jago'.

Dengan kenyataan ini, Trappatoni mewanti-wanti para pemainnya agar jangan memikirkan Diarra. Ada misi yang lebih penting yakni menundukkan Prancis dan melangkah ke Piala Dunia.

"Aku dulu juga bermain sepakbola dan aku tahu apa yang terjadi. Para pemain di lapangan lazim dalam tekanan dan kadang-kadang mereka tak tahu apa yang terjadi dalam momen-momen ini," tutur Trappatoni di Soccernet.

"Saya yakin kami dan juga para pemain Prancis sudah melupakan itu semua. Aku sudah bilang ke para pemain bahwa partai ini untuk orang yang berhati hangat dan berkepala dingin. Jika kami tetap tenang, kami bisa menggunakan kaki untuk membuat gol," tegas dia.

Pernyataan Trappatoni ini diamini oleh kapten Republik Irlandia, Robbie Keane, yang minta agar insiden terkait Diarra segera dilupakan dan mereka berkonsentrasi pada usaha meraih tiket saja.

"Jelas itu akan menambah panas pertandingan, tapi kami tak bisa bermain dengan memikirkan Diarra atau komentar yang sudah dia lontarkan. Kami harus konsentrasi ke pekerjaan yang ada di tangan dan kami pastinya akan melakukan itu," lugas Keane.


(krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads