Partai leg kedua playoff antara Prancis kontra Republik Irlandia juga mengetengahkan aroma sengit tambahan terkait Diarra, setelah pada pertemuan pertama terlibat insiden dengan Keith Andrews.
Andrews lantas menyebut Diarra sudah mengeluarkan komentar yang bernada negatif. Namun, pemain Prancis yang bermain untuk Real Madrid itu sendiri sudah membantah tudingan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kenyataan ini, Trappatoni mewanti-wanti para pemainnya agar jangan memikirkan Diarra. Ada misi yang lebih penting yakni menundukkan Prancis dan melangkah ke Piala Dunia.
"Aku dulu juga bermain sepakbola dan aku tahu apa yang terjadi. Para pemain di lapangan lazim dalam tekanan dan kadang-kadang mereka tak tahu apa yang terjadi dalam momen-momen ini," tutur Trappatoni di Soccernet.
"Saya yakin kami dan juga para pemain Prancis sudah melupakan itu semua. Aku sudah bilang ke para pemain bahwa partai ini untuk orang yang berhati hangat dan berkepala dingin. Jika kami tetap tenang, kami bisa menggunakan kaki untuk membuat gol," tegas dia.
Pernyataan Trappatoni ini diamini oleh kapten Republik Irlandia, Robbie Keane, yang minta agar insiden terkait Diarra segera dilupakan dan mereka berkonsentrasi pada usaha meraih tiket saja.
"Jelas itu akan menambah panas pertandingan, tapi kami tak bisa bermain dengan memikirkan Diarra atau komentar yang sudah dia lontarkan. Kami harus konsentrasi ke pekerjaan yang ada di tangan dan kami pastinya akan melakukan itu," lugas Keane.
(krs/key)











































