Tambahan satu poin dari laga kontra Zenit tersebut membuat Rubin mengumpulkan 60 poin atau unggul lima angka atas Spartak Moscow yang berada di tangga kedua. Dengan tingga satu pertandingan tersisa, perolehan poin Rubin tak mungkin dikejar lawannya itu.
Buat Spartak, inilah untuk kali keempat dalam lima tahun terakhir mereka membawa pulang status runner up. Kemenangan dramati 3-2 atas CSKAΒ Moscow dalam laga Sabtu (21/11/2009) malam WIB tetap tak mampu mengantar Spartak mengejar perolehan poin Rubin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu Rubin meraih gelar juara pertamanya dengan relatif lebih mudah dibanding tahun ini. Titel tersebut mereka dapat saat kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan.
Meski jadi juara, Runbin tak bisa berlama-lama menggelar pesta karena mereka sudah ditunggu laga saat harus menjamu Dynamo Kiev di matchday V Liga Champions. Duduk di posisi dua klasemen Grup F, yang juga ditempati Inter Milan dan Barcelona, mereka masih berpeluan besar lolos dalam debut partisipasi di kompetisi antar klub Eropa tersebut.
(din/mrp)










































