Liverpool saat ini memang tengah berada dalam masa kritis di Liga Champions. The Reds berada di posisi tiga dengan empat poin, tertinggal lima angka dari Fiorentina yang sangat berpeluang untuk menyusul langkah Lyon yang sudah lolos.
Untuk dapat keluar dari babak grup Liverpool tak hanya perlu untuk meraup poin penuh di dua laga tersisa, namun juga bergantung pada hasil yang diperoleh Viola. Dan peruntungan tim asal Marseyside tersebut akan diuji pada Selasa (24/11/2009) malam waktu setempat saat melawat ke Debrecen sembari harap-harap cemas dengan hasil Fiorentina vs Lyon yang dihelat pada saat bersamaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UntukΒ mewujudkan skenario tersebut Carragher melakukan provokasi kepada Lyon untuk tidak melunak saat melawat Artemio Franchi. Dengan iming-iming kemudahan yang akan di dapat sebagai juara grup, bek Liverpool ini memperingatkan Lisandro Lopez cs untuk dapat mengalahkan Fiorentina.
Di atas kertas, jika Lyon dapat menjadi juara grup, nantinya mereka 'hanya' akan berhadapan dengan para runner-up. Tim asal Prancis ini pun bisa terhindar dari betrok melawan tim-tim besar macam Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Real Madrid atau AC Milan yang kemungkinan menjadi juara grupnya masing-masing.
"Lyon tidak perlu melakukan apa pun untuk kami, mereka akan berusaha untuk menang demi diri mereka sendiri dan saya yakin itu yang akan mereka lakukan," tukas pemain asal Inggris tersebut di situs resmi klub.
"Saya yakin di Liga Champions mereka cukup berhasrat untuk finis di posisi teratas yang juga dihuni oleh Liverpool, Fiorentina dan Debrecen. Terkadang Anda akan berhadapan dengan lawan yang lebih mudah di babak selanjutnya jika mereka menjadi pemuncak grup."
(din/roz)










































