Gol semata wayang yang dilesakkan David Ngog ke gawang Debrecen, dan memastikan kemenangan Liverpool 1-0, menjadi sia-sia. The Reds dipastikan out dari Liga Champions karena pada pertandingan lain Fiorentina juga menang saat menjamu Olympique Lyon.
Serangakain hasil pertandingan tersebut untuk sementara menempatkan La Viola sebagai pemuncak klasemen dengan poin 12, diikuti Le Gones dengan 10 angka dikumpulkan. Karena hanya ada satu lagi pertandingan tersisa, The Red yang saat ini cuma punya nilai tujuh dipastikan tak akan bisa melaju ke babak 16 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kali terakhir Liverpool merasakan kekecewaan serupa adalah di musim kompetisi 2002/2003. Cuma meraih dua kemenangan, dua hasil imbang dan dua kali kalah, The Kop menyudahi fase grup di bawah Valencia dan Basel.
Setelah gagal lolos ke Liga Champions di musim 2003/2004, Liverpool langsung menyentak saat melakukan comeback setahun berselang (2004/2005). Bersama pelatih barunya, Rafael Benitez, Steven Gerrard cs secara luar biasa menjadi juara setelah menundukkan AC Milan lewat salah satu final paling dramatis Liga Champions.
Semusim berselang langkah Liverpool di Liga Champions terhenti di babak 16 besar. Sedangkan setahun kemudian mereka bisa menjalani ulangan final kontra Milan, meski kemudian dipaksa menyerah dengan 1-2.
Di Liga Champions musim 2007/08, Liverpool terhenti oleh Chelsea di babak semifinal. Lawan yang sama menjadi batu sandungan The Kop pada musim 2008/2009, kali ini kiprahnya hanya sampai perempatfinal.
Kiprah Liverpool + Rafa di Liga Champions
2004/2005 - Juara
2005/2006 - 16 besar
2006/2007 - runner up
2007/2008 - semifinalis
2008/2009 - perdelapanfinal
2009/2010 - fase knockout (din/roz)











































