Juventus dikalahkan tuan rumah Bordeaux 0-2 dalam laga yang dilangsungkan Kamis (26/11/2009) dinihari WIB. Data dari Soccernet menunjukkan, Bordeaux melepaskan 21 tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang dan dua berbuah menjadi gol. Sementara itu Juventus hanya melepas tujuh kali shot, di mana dua di antaranya merupakan shot on goal.
Penampilan ini membuat Ferrara kecewa. "Gol pertama terjadi akibat barisan belakang kami melakuan kelalaian. Di gol kedua Martin Caceres ketinggalan langkah dari si pencetak gol," demikian analisis allenatore Juve itu seperti dilansir dari Football-Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim berjuang keras dan Del Piero gagal meladeni permainan Bordeaux. Felipe hari ini juga mengalami kesulitan. Ini juga bukan merupakan penampilan terbaiknya," tukas suksesor Claudio Ranieri itu.
Ferrara tidak ingin menunjuk secara spesifik siapa pemain yang bertanggungjawab atas hadirnya kekalahan pertama Si Nyonya Tua di Liga Champions musim ini.
"Secara umum semua tak tampil dalam bentuk terbaik malam ini. Saya tak puas dengan performa skuad. Saya tak ingin menunjuk satu dua orang saja."
Kekalahan ini membuat posisi Juventus di runner up Grup A menjadi rawan karena hanya unggul satu angka dari peringkat ketiga Bayern Munich yang meraih kemenangan di hari yang sama.
Kedua tim akan melakukan laga "final" guna memperebutkan tiket terakhir Grup A ke perdelapanfinal bulan depan.Β
"Kami optimistis bisa lolos. Sungguh menyakitkan karena kami tak bisa memastikan tiket 16 besar malam ini, namun kami memang tidak pantas untuk lolos malam ini. Di laga berikutnya kami akan bermain di kandang sendiri dan saya ingin menang. Saya tak mengincar hasil seri," demikian harapan Ferrara. (nar/roz)











































