Tahun ini bisa jadi tahun milik Messi. Untuk timnya, Barcelona, pemain asal Argentina itu mempersembahkan tiga gelar di musim 2008/09.
Sementara itu penghargaan individu pun datang membanjiri. Gelar pemain terbaik Eropa baru saja direngkuhnya. Kans Messi untuk menyempurnakannya dengan gelar pemain terbaik dunia pun cukup besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila ada kekurangan, bisa jadi itu adalah prestasi Messi bersama tim senior Argentina. Sejauh ini pemain yang disebut sebagai titisan Diego Maradona itu masih belum menunjukkan "kesaktiannya" ketika berseragam Albiceleste.
Di dua gelaran internasional terakhir Messi masih belum mampu mengantarkan Argentina menjadi yang terbaik. Tim Tango kandas di perempatfinal Piala Dunia 2006 dan harus puas jadi runner up Copa Amerikca 2007.
Piala Dunia 2010 menjadi panggung yang tepat bagi Messi untuk menunjukkan sinarnya. Namun hal itu juga diiringi pertanyaan, mampukah kamu melakukannya Messi?
Pertanyaan ini muncul berdasarkan langkah berat Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Selatan. Memang, pelatih Maradona menjadi sasaran utama dari kritik atas performa Argentina. Namun Messi juga tak lepas dari sorotan.Β
"Di Barcelona, Messi tidak perlu bertanggung jawab terhadap strategi. Sebab, itu menjadi tugas dari Andres Iniesta, Xavi, juga Yaya Toure. Messi tinggal melengkapi permainan mereka," demikian dikatakan mantan pelatih timnas Argentina Cesar Luis Menotti, Oktober silam.
"Di Argentina, Messi diharapkan menjadi pusat dari strategi dari tim, menciptakan peluang, sekaligus mencetak gol."
Di Afrika Selatan tahun depan, Messi jelas tak akan bermitra dengan Iniesta, Xavi, dan Toure. Adalah tugas bagi "Messias" untuk tampil maksimal dan menjadi juru selamat baik itu untuk Argentina sekaligus reputasinya sendiri.
(nar/roz)










































