Peluang Repulik Irlandia jadi peserta ke-33 di Afsel 2010 bukan sekadar guyonan. Asosiasi sepakbola negara tersebut sudah mengajukan permintaan resmi pada FIFA agar disediakan tempat ekstra buat mereka mengikuti Piala Dunia.
Pemintaan tersebut pun didengar oleh FIFA, yang memang berencana menggelar pertemuan pada Rabu (2/12/2009) besok untuk membahas beberapa kejadian di babak playoff Piala Dunia lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Blatter tersebut sontak mengundang tawa dari beberapa pihak. Namun presiden FIFA asal Swis itu menegaskan kalau permintaan Republik Irlandia bukan sebuah guyonan. "Ya benar, mereka telah mengajukan permohonan itu," tegas Blatter.
Republik Irlandia menderita kekalahan menyesakkan saat menghadapi Prancis di playoff Piala Dunia 2010. Unggul lebih dulu dalam lawatan ke Les Bleus, mereka diimbangi tuan rumah setelah Thierry Henry dengan sengaja membelokkan bola dengan tangannya. Umpan yang dilepas 'King Henry' kemudian diselesaikan menjadi gol oleh William Gallas dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Padahal jika Republik Irlandia bisa mempertahankan keunggulan 1-0 mereka setidaknya bisa memaksakan adu penalti yang berarti masih terbukanya jalan menuju Afsel 2010.
"Apa yang akan dilakukan Komite Eksekutif akan menjadi perhatian banyak pihak. Setelah itu (Republik Irlandia) kami juga memiliki Costa Rica yang sudah menunggu, karena gol yang bersarang ke gawang mereka (kontra Uruguay) terjadi dalam posisi offside," pungkas Blatter. (din/krs)










































