Portugal Kurang Pe-de
Jumat, 02 Apr 2004 17:22 WIB
Jakarta - Menyusul kekalahan dalam pertandingan uji coba lawan Italia, (31/3/2004) lalu, pelatih Portugal, Luiz Felipe Scolari, menyatakan bahwa skuadnya kini mengalami krisis kepercayaan diri. Sepuluh minggu menjelang Piala Eropa 2004, pelatih Portugal, Scolari menyatakan bahwa kepercayaan diri mereka menurun setelah dikalahkan Italia dalam pertandingan uji coba di Braga.Meskipun mendominasi pertandingan, namun Portugal harus menyerah kalah setelah dua kali kebobolan lewat eksekusi bola mati yang dilakukan oleh pemain-pemain Italia. Yang pertama, lewat tendangan bebas Francesco Totti, yang berhasil diteruskan Christian Vieri menjadi gol. Kedua, lewat tendangan pojok spektakuler Fabrizio Miccoli. Kini, Scolari tak berani lagi berkoar-koar kalau timnya bakal menjadi yang terkuat dalam gelaran Euro mendatang. Menurut mantan pelatih Brasil itu, timnya kini harus memulihkan kepercayaan diri. "Kami punya kualitas, namun masih ada yang mesti kami perbaiki," ujar Scolari seperti dilansir Guardian, Jumat (2/4/2004). "Kenyataan bahwa kami belum pernah memenangkan satu pertandingan persahabatan melawan finalis Euro 2004 memberitahukan kami satu hal. Ini bukan sesuatu yang kami harapkan, namun sekarang kami harus mengupayakan agar psikologi para pemain meningkat dan para penggemar percaya kepada kami lagi," lanjut Scolari. Dalam pertandingan lawan Italia, para pemain mendapatkan cemoohan dari penonton kala meninggalkan lapangan. Surat kabar O Jogo juga mengkritisi 'Samba Eropa' sebagai tim yang kurang memiliki kepribadian, efisiensi, dan konsentrasi. Jika tidak diatasi hingga perhelatan Euro 2004 digelar, maka kemungkinan besar Portugal takkan mampu berbicara banyak di negerinya sendiri. Di Euro 2004 mendatang, Portugal tergabung di grup A bersama Spanyol, Yunani, dan Rusia. (mel/)











































