Hati-hati Memori 1990, Argentina

Hati-hati Memori 1990, Argentina

- Sepakbola
Sabtu, 05 Des 2009 12:02 WIB
Hati-hati Memori 1990, Argentina
Jakarta - Argentina mengaku puas dengan hasil undian grup untuk Piala Dunia 2010. Namun Tim Tango berharap tak mengulangi kegagalan laga pembuka  dua dasawarsa silam. Apa kegagalan itu?

Hasil undian Piala Dunia 2010 menempatkan Tim Tango bersama Nigeria, Korea Selatan, dan Yunani. Keempat negara dari empat benua berbeda ini berada di Grup B.

Argentina mengaku senang dengan hasil undian ini. "Menurut saya Diego (Maradona) bakal senang dengan hasil undian ini. Hal utama yang dipikirkan Diego di waktu lalu adalah berharap agar terhindar dari dua negara besar Eropa yang selalu bisa mendatangkan problem, Portugal dan Prancis. Kini dia sudah terhindar dari semuanya," ujar Osvaldo Ardilles seperti dilansir dari ESPN Soccernet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ardilles yang hadir di drawing menggantikan Maradona yang dicekal oleh FIFA, semua bergantung pada Argentina sendiri.  "Ini bukan hasil undian yang paling buruk, juga bukan yang terbaik. Jadi laga nanti tetap tak mudah."

"Masalah paling besar adalah bagaimana Argentina akan melakoni turnamen ini. Apakah dengan cara yang akan membuat dunia bakal ketakutan, atau menjalani langkah berat seperti di kualifikasi," kata mantan pemain nasional Tango awal 1980-an itu.

Lionel Messi dkk. bakal melakoni laga pertama dengan menantang Nigeria. Ardiles mengingatkan agar peristiwa Piala Dunia 1990 tak terulang.

Ketika itu Argentina berada di grup yang relatif tak terlalu berat. Menyandang status sebagai juara dunia 1986, Albiceleste berada satu grup dengan Kamerun, Rumania, dan Uni Soviet.

Argentina yang ketika itu diperkuat Maradona takluk 0-1 di laga perdana dari Kamerun. Sang juara bertahan pun lolos ke babak berikut "hanya" dengan menyandang status peringkat ketiga terbaik. Tim besutan Carlos Bilardo akhirnya melaju ke final dan harus puas menjadi runner up usai dikalahkan Jerman Barat.

"Saya ingat laga perdana Argentina di Piala Dunia di Italia tahun 1990. Ketika itu Kamerun mengalahkan kami. Itu merupakan sebuah kejutan. Pasalnya saat itu negara Afrika tidak terlalu dijagokan di putaran final, dan Roger Milla cs. benar-benar membuat dunia sangat terkejut."

"Namun untuk saat ini saya tidak bisa menganggap sebuah kejutan bila Nigeria mengalahkan Argentina di partai perdana. Kini semua orang memandang negara-negara Afrika bisa berprestasi lebih baik. Nigeria kuat dan akan merasa berada di rumah karena bermain di Afrika," pungkas Ardilles.


Argentina vs Kamerun (0-1), Piala Dunia 1990

Tanggal: 8 Juni 1990
Tempat: Stadion Giuseppe Meazza, Milan
Gol: Francois Omam-Biyick (Kamerun, 67')

Susunan Pemain

Argentina: Pumpido; Fabbri, Lorenzo, Roberto Sensini (Calderon 70'), Ruggeri (Cannigia 46'), Simon, Batista, Basualdo, Burruchaga, Maradona, Balbo; Pelatih: Carlos Bilardo

Kamerun: N'Kono; Massing, Ebwella, Kunde, Tataw, N'Dip Akem, Kana-Biyick, M'Bouh, M'Fede (Libiih 66'), Makanaky (Milla 81'), Omam-Biyick; Pelatih: Valeri Nepomniatchi (planetworlcup.com) (nar/nar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads