Ketatnya persaingan di Grup F bikin keempat penghuninya masih sama-sama berpeluang lolos di laga matchday enam. Tak pelak dua partai yang dihelat Kamis (10/12/2009) dinihari WIB, pun dipenuhi nuansa sengit.
Jose Mourinho menjawab tekanan dan tantangan itu dengan memasang tiga penyerang saat menghadapi Rubin Kazan, dengan memainkan Samuel Eto'o, Alberto Diego Milito dan Mario Balotelli bersamaan sedari menit awal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Susunan pemain itu tidak aku sangka dan ini pastinya menjadi salah satu kunci, adanya kenyataan bahwa kami menghadapi mereka dengan gaya yang agresif dan itu memberi keberanian buat tim," lugas Moratti di Football Italia.
Selain strategi Mourinho dan peforma lini depan Inter, Moratti juga melayangkan pujian untuk pemain bertahan sekaligus kapten Inter, Javier Zaneti. Meski tak bikin gol, kontribusinya dalam permainan dinilai signifikan.
"Javier Zanetti jadi pemain penting malam ini sehingga seluruh tim bisa bermain dengan berani, bukan hanya para penyerangnya saja," puji dia.
Nama Balotelli yang belakangan kian sering diliputi kontroversi tapi tetap mampu menjawabnya dengan gol, juga ikut disinggung Moratti. Pilihan memainkan Balotelli sendiri terbilang mengejutkan karena dia konon masih bermasalah dengan Mourinho.
"Jika dia dimainkan sedari awal dalam laga krusial Liga Champions maka artinya dia dihormati dan dikagumi di sini. Dia butuh fokus selama 90 menit, tapi dia bisa menghadirkan sesuatu yang penting dalam pertandingan," nilai Moratti. (krs/roz)











































