Musim Terburuk The Reds

Liga Champions

Musim Terburuk The Reds

- Sepakbola
Kamis, 10 Des 2009 12:21 WIB
Musim Terburuk The Reds
Jakarta - Sejak Liga Champions berubah format di tahun 1992 lalu, Liverpool sudah tujuh kali berpartisipasi. Namun kegagalan lolos ke 16 besar tahun ini menjadi yang terburuk yang harus dialami The Reds.

Liverpool gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah cuma bisa duduk di posisi tiga klasemen Grup E di bawah Fiorentina dan Lyon. Kenyataan tersebut memupus catatan bagus The Reds dalam lima tahun terakhir, di mana mereka dua kali masuk final dan sekali menggondol gelar juara.

Yang terasa lebih mengecewakan buat Liverpudlian adalah fakta bahwa kegagalan lolos ke fase knockout tahun ini menjadi catatan terburuk 'Si Merah' sejak Liga Champions mengalami perubahan format di tahun 1992 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kurun tersebut The Kop memang tak selalu bisa mentas di kompetisi antarklub terbaik Benua Biru tersebut. Namun jika bisa berpartisipasi, klub tersebut hampir selalu bisa berbicara banyak.

Sebelumnya Liverpool tercatat cuma sekali gagal lolos ke babak 16 besar. Itu terjadi di musim 2002/2003 saat kalah bersaing dengan Valencia dan Basel di Grup B.

Namun apa yang ditorehkan Liverpool saat itu tak seburuk yang terjadi tahun ini. Mengumpulkan poin delapan, Liverpool meraih dua kemenangan, dua hasil imbang dan dua kali kalah. Dari seluruh laga tersebut mereka bisa melesakkan 12 gol.

Bandingkan dengan musim ini. Liverpool menelan tiga kekalahan, sekali imbang dan dua kali menang dengan total poin dikumpulkan berjumlah tujuh. Dari tiga kekalahan yang diderita, dua di antaranya terjadi di Anfield, termasuk di laga terakhir atas Fiorentina.

Yang kemudian makin membuat 2009/2010 menjadi musim terburuk Liverpool adalah jumlah golnya yang cuma lima. Artinya, rataan gol Steven Gerrard cs di setiap pertandingan tak sampai satu.

"Ini kekecewaan yang besar karena saat Anda turun di turnamen besar, Anda ingin bertahan selama mungkin di dalamnya. Sekarang kami harus berkonsentrasi untuk bisa lolos di turnamen yang sama musim depan," ungkap Gerrard sepereti dikutip dari The Sun.

Sebelumnya The Reds juga pernah terdepak di babak pertama kompetisi. Tapi itu terjadi di musim 1978/79 dan 1979/80, saat kompetisi masih bernama Piala Champions dan kontestannya masih sangat minim dengan format kompetisi yang 'sederhana'.

Malang buat Liverpool, perjuangan mereka di Europa League juga terancam tak mulus. Tak masuk sebagai unggulan, The Kop bisa menghadapi beberapa tim unggulan.

"Kami akan mencoba memenangi Europa League karena itu adalah kesempatan untuk memenangi tropi di akhir musim," pungkas sang kapten.

Kiprah Liverpool di Liga Champions

2001–02 Perempatfinal
2002–03 Fase Grup
2004–05 Juara
2005–06 16 Besar
2006–07 Runner up
2007–08 Semifinal
2008–09 Fase Grup (din/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads