Sudah lima kali turnamen Piala Dunia Antarklub dilaksanakan. Yang pertama di tahun 2000 di Brasil dan empat edisi sesudahnya selalu digelar di Jepang. Dan Abu Dhabi tahun ini mendapat kesempatan pertama untuk menggelarnya.
Gelar juara Liga Champions Barca musim lalu memberinya tiket untuk mewakili Benua Eropa berlaga di kejuaraan yang dulunya bernama Piala Toyota/Piala Interkontinental ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua tim terakhir sudah membuka tirai kejuaraan itu, Rabu (10/12) kemarin dengan Auckland tampil sebagai pemenangan lewat skor 2-0.
Bersama Estudiantes, Barca mendapat keistimewaan untuk langsung berada di semifinal. Calon lawan Alzugrana pada 16 Desember nanti adalah pemenang partai Auckland dan Atlante.
Dengan bermaterikan banyak pemain bintang dan asas sepakbola indah, Barca tentu ada di garda terdepan untuk merebut gelar juara tersebut dan di atas kertas hal itu relatif tak sulit dilakukan.
Namun, jika berkaca pada dua kali keiikutsertaan Barca sebelumnya di kompetisi ini, klub Catalan itu patut waspada akan rekor buruk yang menghantui.
Kesempatan pertama pada tahun 1992 ketika masih bernama Piala Interkontinental, Barca harus mengakui keunggulan Sao Paulo dengan skor 2-1. Saat itu keunggulan Barca lewat Hristo Stoichkov dibalas dua gol Rai.
Dan pada tahun 2006 lagi-lagi Barca harus menyerah di partai final dari wakil Amerika Selatan juga, yaitu Internacional. Saat itu gol tunggal Adriano Gabiru memupus harapan Los Cules.
Saat kesempatan ketiga untuk merebut titel pertama kalinya terhampar di depan mata, Barca pun tak ingin menyia-nyiakan lagi. Gelar juara menjadi harga mati bagi Lionel Messi untuk melengkapi Treble Winners musim lalu.
"Piala Dunia Antaraklub kali ini berbeda, usai musim kami yang hebat dan seluruh tim diliputi kepercayaan diri tinggi. Tahun 2006 kami tidak overconfident tapi lawan kami bermain baik di final dan kami tak bisa mencetak gol," ungkap Victor Valdes yang dikutip AFP.
"Fakta kalau klub ini belum pernah juara di sini makin memotivasi kami secara personal dan juga secara tim," lugas pemain berposisi kiper itu. (mrp/krs)











































