Dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub, Rabu (17/12/2009) malam WIB, gol Guilermo Rojas pada menit ke-5 secara mengejutkan membawa Atlante unggul. Dan tersengat gol tersebut, Barca pun tampil menekan sepanjang laga namun gagal memanfaatkan peluang yang mereka dapat.
Pada akhirnya Sergio Busquets memecah kebuntuan lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-35 dan skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Masuknya Lionel Messi di pertengahan babak kedua membawa angin segar bagi permainan Barca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan pertandingan yang luar biasa bagi kami. Tapi tidak terlaluΒ buruk juga," analisa Guardiola usai pertandingan di Yahoosports.
Barca pun sukses melangkah ke babak final untung menantang Estudiantes, Sabtu (19/12). Dan tentunya raihan gelar juara akan terasa manis bagi Barca yang mengincar trofi keenamnya tahun ini serta yang pertama di turnamen ini.
Dengan skuad bertabur bintang dan peragaan sepakbola indah dari para pemainnnya, di atas kertas Barca tak kesulitan untuk melakukannya. Namun klub Catalan itu juga harus waspada akan catatan buruk saat gagal di dua partai final sebelumnya pada tahun 1992 dan 2006.
"Kami adalah Barcelona dan beberapa orang berpikir kami pasti akan menang. Namun kenyataannya hal itu sulit untuk dilakukan," ungkap Guardiola.
Terakhir Guardiola pun berkomentar soal penggantian pemain yang dilakukannya di laga itu. Messi yang sebelumnya diragukan tampil karena cedera pun dimainkan dan Andres Iniesta harus ditarik keluar.
"Untuk Iniesta kami ingin melihat apakah ada memar, kelelahan atau mungkin cedera. Kami butuh melakukan tes lalu kami akan mengetahuinya," tutur Guardiola soal kondisi Iniesta.
"Soal Messi, ia ingin menjadi penentu dalam pertandingan ini. Dan ia melakukannya dengan sepenuh hati," pungkas pria 39 tahun itu. (mrp/nar)











































