Madrid adalah raja Eropa. Sembilan trofi Liga Champions sukses mereka rengkuh di sepanjang sejarah perjalanan klub ini.
Namun setelah merengkuh gelar kesembilan, sang raja justru lunglai. Jangankan tampil kembali di final, "Si Putih" justru sering kandas di babak 16 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, laga puncak bakal digelar di rumah sendiri yakni Santiago Bernabeu. Selain itu Madrid kini diperkuat oleh para pemain bintang. Gelar Liga Champions tentu merupakan pembuktian yang pas bahwa kebijakan Los Galacticos yang mereka anut, sekaligus besarnya uang yang dikeluarkan, sebanding dengan prestasi yang diraih.
Tekad untuk mengejar yang kesepuluh itu pun menjadi salah satu resolusi yang dicanangkan oleh para bintang Madrid untuk tahun depan.
"Keinginan terbesar saya adalah membantu tim ini mencapai gelar kesepuluh," seru Raul Gonzales. "Menjadi juara adalah mimpi kami yang menjadi kenyataan. Tanggung jawab kami (untuk memenangi Liga Champions) akan memberikan kami energi penuh untuk mewujudkannya," imbuh pemain senior Madrid itu.
Pendapat senada juga dikatakan dua Galacticos anyar El Real. "Kami punya kesempatan untuk tampil di final, di kandang sendiri. Sungguh luar biasa bisa bermain di depan fans," kata Kaka seperti dikutip dari situs resmi Madrid.
"Bermain di final di Bernabeu sangatlah hebat. Saya berharap bahwa tahun depan kami bisa lebih berkembang lagi. Mencapai final akan jadi hal yang hebat bagi pemain dan suporter," timpal Cristiano Ronaldo.
"Piala Eropa (Liga Champions) adalah bagian yang istimewa dari sejarah Real Madrid. Kami merasa sangat nyaman bermain di kompetisi ini dan tahun ini kami mendapatkan keuntungan tambahan yakni final digelar di kandang sendiri," demikian presiden klub Florentino Perez.
(nar/nar)











































