Cerita dimulai dari tanah Inggris. Di negeri Ratu Elizabeth ini, nama debutan yang mencuri perhatian di awal kompetisi adalah Carlo Ancelotti, sang nakhoda anyar Chelsea.
Ancelotti datang ke Stamford Bridge dengan harapan bisa melebihi prestasi yang telah diwariskan oleh Guus Hiddink di musim sebelumnya. Don Carletto berhasil menjawab semua ekspektasi yang datang kepadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gelar di pertandingan pembuka tirai kompetisi itu ternyata merupakan cara perkenalan yang sangat ampuh yang dilakukan Ancelotti kepada tanah Inggris. Setidaknya hingga akhir tahun ini, eks pembesut AC Milan itu bisa membawa The Blues tampil konsisten.
Gemilangnya Duo Belanda eks-Madrid
Agustus adalah bulan penutupan transfer window musim panas. Di bulan kedelapan tahun 2009, pasar jual beli pemain relatif ramai. Hal ini boleh jadi karena tahun depan ada Piala Dunia. Para pemain yang berstatus pelapis atau mulai tersingkir dari tim utama, mulai mencari klub yang bisa menjamin tempat reguler.
Di antara mereka yang tersingkir itu adalah duo Belanda yang memperkuat Real Madrid di musim sebelumnya, yakni Wesley Sneijder dan Arjen Robben. Keduanya memilih meninggalkan Santiago Bernabeu dan berpisah jalan. Sneijder ke Italia dan merapat ke Inter Milan, dan Robben ke Jerman memperkuat Bayern Munich.
Debut keduanya berlangsung apik. Sneijder tak canggung ketika menjalani debutnya di partai akbar, yakni Milan derby. Pemain asal Belanda ini menjadi elemen kemenangan empat gol tanpa balas yang dibukukan Inter.
Β
Debut tak kalah apik dilakoni oleh Robben. Masuk sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Wolfsburg, Dua gol ia bukukan sebagai bagian dari kemenangan 3-0 atas sang juara bertahan Bundesliga.
Madrid Menutup dengan Alonso
Sementara dari bursa transfer musim panas, Madrid mengakhiri belanja pemain untuk proyek Los Galacticos-nya dengan pembelian Xabi Alonso dari Liverpool. The Reds tidak butuh waktu lama untuk mencari pengganti sang gelandang tengah itu. Hanya berselang sekitar 24 jam, Si Merah mendaratkan Alberto Aquilani dari AS Roma.
Sedangkan tim yang di musim 2008/09 mencuri perhatian dengan prestasi treble winners, Barcelona, mulai menunjukkan rasa laparnya. Trofi pertama diraih Azulgrana di bulan ini, yakni Piala Super Spanyol usai menekuk Athletic Bilbao.
(nar/arp)











































