G-14 Inginkan Kompensasi

G-14 Inginkan Kompensasi

- Sepakbola
Rabu, 07 Apr 2004 19:18 WIB
Jakarta - Klub top Eropa yang tergabung dalam organisasi G-14, mendesak FIFA agar segera mensahkan ketentuan soal kompensasi pemain yang dipinjam klub untuk melaksanakan tugas negara. Klub-klub yang tergabung dalam G-14 menyatakan keluhan kepada komisi kompetisi Eropa. Komplain dari klub besar seperti Real Madrid, AC Milan, Manchester United, dan Bayern Munich terkait dengan pertentangan antara klub dan timnas mengenai peminjaman pemain klub oleh timnas.Klub meminta timnas memberikan semacam kompensasi kepada klub, bila ada pemain mereka yang dipinjam untuk memperkuat timnas dalam sebuah pertandingan yang diakui FIFA. Pasalnya, selama ini, timnas merasa berhak meminjam pemain dari klub tanpa kompensasi tertentu. Padahal, klub telah membayar mahal para pemain, sehingga mereka merasa berhak mengeksplorasi pemain-pemain yang mereka miliki. Desakan ini semakin mengemuka karena pada Juni mendatang, Eropa bakal melangsungkan perhelatan Piala Eropa 2004. Para klub sepakat mendesak UEFA untuk memberikan kepastian soal kompensasi bagi mereka sebelum ajang kejuaraan itu berlangsung di Portugal, bulan Juni mendatang. Namun permintaan ini, tampaknya bakal mendapatkan tantangan dari FIFA. Menurut presiden FIFA, Sepp Blatter, pihaknya tak akan membayar uang bagi klubb karena alokasi dana mereka sudah dicurahkan untuk membiayai kompetisi dan membayar asosiasi sepakbola negara-negara peserta Piala Dunia. Lagipula, menurut Blatter, justru klub besar seharunya memiliki kesadaran untuk merelakan pemain demi kepentingan negara. β€œKami harus mempertahankan kepentingan 204 anggota FIFA, yang kebetulan berbeda dengan kepentingan 14 klub besar yang berasal dari Eropa saja,” ujar sebuah pernyataan FIFA seperti dilansir Yahoo Sports, Rabu (7/4/2004). Mengenai tantangan FIFA ini, klub punya alasan yang tak kalah kuat. Menurut ketua eksekutif G-14, Karl Heinz Rummeningge, klub adalah pihak yang paling dirugikan dalam hal ini. Mereka yang membayar para pemain, malah harus keluar uang untuk menanggung resiko buat pemain yang sedang tak bermain bagi kepentingan mereka. Selain itu, para pemain yang dipinjam timnas juga jadi memiliki konsentrasi ganda, klub dan timnas, hingga membuat mereka lelah dan rawan cedera. Menurut prediksi mereka, pusat marketing dua turnamen yang digelar FIFA dan UEFA (Piala Dunia dan Piala Eropa) mampu menghasilkan lebih dari tiga juta Swiss Frank ($2.36 Juta). Harapan mereka, paling tidak, klub akan mendapatkan sejumlah uang dari sana. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads