Suasana panas berawal denganΒ pernyataan Mourinho yang sebelumnya mengaku masih tertarik balik ke Inggris. Ditambah dengan kedatangannya ke Stamford Bridge untuk menonton aksi mantan anak didiknya melawan Fulham dua hari lalu, sejumlah pihak pun mulai berspekulasi bahwa Mou akan kembali melatih The Blues.
Ancelotti yang mendengar spekulasi ini sontak sebal. Manajer asal Italia pun menegaskan bahwa era Mourinho Chelsea sudah lewat karena sekarang dialah yang jadi manajernya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia pernah bekerja di Inggris dan dia tahu keadaan lingkungannya dan ini adalah lingkungan yang hebat. Semua orang ingin bekerja di Premier League. Dia kembali? Saya pikir dia harus menunggu karena sekarang saya adalah manajer The Blues," seru Don Carletto.
Hal itu seolah menandakan dimulainya perang urat syaraf antara Carletto dan Mourinho menjelang bergulirnya babak knock out Liga Champions pada Februari mendatang.
Di bawah Ancelotti, kekuatan Chelsea semakin stabil. Si Biru kini merajai Premier League dengan menjadi pemuncak klasemen. Sementara di ajang Liga Champions, mereka sukses menembus babak knock-out tanpa mengecap kekalahan dalam enam pertandingannya.
Pelatih berusia 50 tahun itu optimistis timnya yang akan dimotori oleh Didier Drogba akan mengalahkan Inter Milan. "Saya siap untuk mengalahkan Inter dan Mourinho. Saya mungkin akan memilih lawan lain dan ini bukan hasil undian yang bagus untuk semua orang tapi Drogba adalah pemain dengan kelas lebih tinggi dari semuanya."
"Chelsea memiliki semua kualitas untuk menjadi tim yang hebat dan memuaskan ambisi dari para direktur - mereka dalam usia yang matang dan memiliki daya saing yang tinggi seperti tim yang pernah saya miliki di Milan." tutup Ancelotti.
(krs/din)











































