Di awal musim 2009/10, asa Owen untuk kembali berseragam tim nasional terbuka. Ini terjadi usai striker mungil itu berlabuh di klub raksasa Manchester United. Padahal di waktu-waktu terdahulu, karir Owen di Three Lions diramalkan sudah berakhir, menyusul masa suram yang ia alami di klub sebelumnya, Newcastle United.
Bersama MU, Owen berharap bisa kembali mengenakan jersey timnas. Puncaknya tentu saja adalah masuk dalam tim yang berangkat ke Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tentunya ingin untuk menunjukkan kembali apa yang ia lakukan di Piala Dunia 1998, kompetisi di mana dia menjalani hari-hari indah."
Tempat reguler menjadi syarat tak tertulis bagi siapa pun pemain yang ingin masuk ke tim nasional. Masalahnya Ferguson mengaku sulit untuk menjamin bahwa Owen akan mendapatkan tempat utama di lini depan Setan Merah. Pasalnya, manajer asal Skotlandia itu tidak ingin melakukan perombakan terhadap pola yang telah ada.
"Kami akan berusaha untuk membantu Owen mendapatkan tempatnya di tim nasional. Namun sulit bagi saya untuk melakukan itu, mengingat skuad yang kami miliki."
"Sungguh sulit untuk tak memainkan Rooney. Ini masalahnya, karena saya pikir Owen dan Rooney punya tipikal yang sama. Pilihannya tinggal Berbatov dan Owen atau Berbatov dan Rooney," tuntas manajer berusia 68 tahun itu.
Adalah hal yang logis bila Fergie lebih mendahulukan Rooney yang kondisinya memang lebih siap dan lebih mengetahui seluk beluk tim sebagai tandem Berbatov, daripada Owen yang jarang tampil.
Bisa jadi, ini merupakan isyarat dari Sir Alex kepada Owen untuk melupakan mimpinya ke Afrika Selatan.
(nar/nar)










































