Marco Simone Tinggalkan Nice
Rabu, 14 Apr 2004 12:25 WIB
Jakarta - Mungkin Anda tidak ngeh bahwa Marco Simone ternyata masih βhidupβ. Bekas penyerang AC Milan di era 90-an itu sudah hampir tujuh tahun berpetulang di Liga Prancis.Ia meninggalkan San Siro pada musim panas 1997 untuk bergabung bersama Paris St Germain. Selama dua musim ia menjadi pemain favorit publik Parc de Prince, sebelum Monaco memboyongnya ke Stade de Louis. Di klub tersebut nama Simone tetap berkibar dan ikut menyumbangkan satu gelar liga pada tahun 2000. Namun kedatangan Didier Deschamps pada musim panas 2001 kelak membuat karirnya di Monaco macet. Konflik di antara keduanya menyebabkan di pertengahan musim ia dipinjamkan ke klub lamanya, Milan.Di akhir musim Simone balik lagi ke Monaco, tapi karirnya di sana secara de facto telah habis. Ia lalu mudik lagi ke kampung halamannya dan pada awal September 2003 melamar ke klub Seri B Fiorentina. Kurang dari seminggu kemudian kontraknya diputus karena belakangan pengurus La Viola tak yakin Simone masih bisa tampil bagus.Setelah menganggur empat bulan ia menerima tawaran bermain di Prancis, kali ini bersama tim papan tengah Nice. Tapi tinggal di Nice ternyata juga tidak menyenangkan (nice). Setelah melulu ditempatkan sebagai pemain cadangan, pemain berusia 34 tahun itupun βmenyerahβ.Simone diperkenankan meninggalkan klub tersebut dan surat pengunduran dirinya dibacakan di hadapan para pemain saat latihan hari Selasa (13/4/2005) kemarin. Presiden klub Maurice Cohen mengaku tak bisa menahan pemainnya itu untuk pergi, kendati secara pribadi ia menyukai bekas penyerang skuad Azzurri itu.βDia bersikap bak pria sejati dan kami sangat senang dengan keberadaannya di sini,β tutur Cohen. Bek sekaligus teman dekat Simone, Philippe Leonard, mengatakan, di Nice sobatnya itu merasakan masa tersulit dalam karirnya. Tujuh kali main sebagai pemain pengganti dalam tiga bulan dirasakan terlalu sedikit.Akhir pekan lalu pelatih Gernot Rohr mencantumkan nama Simone sebagai pemain pengganti, tapi si pemain menolak duduk di kursi cadangan. Adapun Rohr mengaku tak mungkin memasangnya sebagai starter, salah satunya karena umur Simone sudah 35 tahun. βMarco bilang padaku dengan tenang bahwa dia takkan bisa membawakan apa-apa kepada tim ini kalau dijadikan pemain cadangan. Dengan kondisi-kondisi itu dia merasa lebih baik dilepaskan,β jelas Rohr. Simone pernah menggenggam empat titel Italia bersama Milan pada 1992, 1993, 1994, dan 1996. (a2s/)











































