Blatter Percaya Afrika

Blatter Percaya Afrika

- Sepakbola
Senin, 11 Jan 2010 06:31 WIB
Blatter Percaya Afrika
Zurich - Kasus penembakan yang menimpa tim Togo di Angola membuat banyak orang meragukan penyelanggaraan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Namun Presiden FIFA Sepp Blatter tetap percaya.

Seperti telah ramai dibicarakan, bus tim Togo ditembaki kelompok bersenjata di Cabinda; menewaskan sopir bus dan dua ofisial tim. Para pemain Togo masih lebih beruntung karena meski beberapa cedera, semuanya selamat.

Setelah menimbang-nimbang keikutsertaannya, Togo akhirnya menarik diri dari Piala Afrika. Keselamatan tampaknya lebih penting ketimbang pertandingan sepakbola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini memunculkan keraguan terhadap persoalan keamanan saat Piala Dunia 2010 dimulai lima bulan lagi di Afsel. Bila tidak mampu memberikan jaminan keamanan, bukan tidak mungkin hak tuan rumah dicabut dari tangan Afsel.

Namun hal itu ditepis langsung oleh FIFA. Melalui surat Blatter kepada Presiden Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) Isaa Hayatou, Blatter menekankan kepercayaan lembaga sepakbola dunia itu kepada Afrika.

Berikut adalah petikan surat Blatter kepada Hayatou seperti dilansir situs resmi FIFA

Salam, Presiden Hayatou.

Menyusul kejadian tragis yang melibatkan salah satu timnas anggota FIFA dan CAF beberapa jam sebelum dimulainya Piala Afrika, saya ingin menyampaikan dukungan saya yang sepenuh hati bersama dengan dukungan yang sama dari keluarga sepakbola internasional.

Simpati saya, dan juga kami semua di FIFA,Β  untuk para korban dalam kejadian yang menyedihkan ini, juga untuk keluarga serta orang-orang yang mencintai mereka.

Peristiwa menyedihkan ini tidak dapat menghilangkan fakta bahwa Afrika telah menuliskan sejumlah bab-bab terhebat dalam sejarah sepakbola dunia. Afrika adalah tempat kelahiran para pemain terhebat. Benua ini akan segera menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk kali pertama. Saya percaya kepada Afrika, dan dengan kepercayaan ini, mari kita bersama-sama mengorganisasi pentas sepakbola dunia di tahun 2010.

Kami berdiri di samping Anda di dalam momen yang menyakitkan ini dan menegaskan lagi persahabatan kita.

Salam hangat,


Sepp Blatter
Presiden FIFA



(arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads