Piala UEFA
Villareal Vs Valencia di Semifinal
Kamis, 15 Apr 2004 05:46 WIB
Jakarta - Dua klub Spanyol, Villareal dan Valencia akan saling bertemu di semifinal Piala UEFA. Di leg kedua perempat final Villareal berhasil mengatasi Celtic, sedangkan Valencia unggul dari Bordeaux, Kamis (15/4/2004) dinihari WIB.Villareal lebih dahulu memastikan langkahnya ke semifinal setelah berhasil menaklukkan Celtic 2-0. Kemenangan di stadion El Madrigal membuat Villareal unggul agregat 3-1 setelah di leg pertama bermain imbang 1-1. Di depan pendukungnya, Villareal bermain dengan rasa percaya diri. Tuan rumah langsung memimpin saat pertandingan baru berjalan enam menit. Gol ini dicetak lewat tandukkan Sonny Anderson memanfaatkan crossing Juliano Belletti. Celtic berusaha mengejar ketertinggalannya. Beberapa menit kemudian pemain sayap Celtic Stephen Pearson menusuk dari sebelah kiri pertahanan Villareal namun tendangan dari jarak dekatnya masih dapat diblok kiper Jose Reina.Tim tamu kembali memiliki peluang lewat tendangan Liam Miller memanfaatkan crossing rendah Henrik Larsson dari saya kiri. Namun tendangan Miller masih melebar. Hasil 1-0 bagi Villareal bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Villareal menambah satu gol lagi di menit ke-68. Anderson kembali menjadi bintang bagi Villareal dengan memberikan umpan silang yang rendah disambut tendangan first time Roger ke dalam gawang Celtic. Memasuki injury time, Celtic memiliki peluang setelah kemelut di depan gawang namun kiper Reina dapat menahan bola dengan sigap. Kemenangan 2-0 di leg kedua ini membuat Villareal maju ke semifinal dengan kemenangan agregat 3-1.Sedangkan lawan yang akan dihadapi Villareal di semifinal adalah klub Spanyol lainnya, Valencia. Pimpinan klasemen La Liga ini lolos setelah berhasil menaklukkan wakil dari Prancis Bordeaux.Valencia memang sudah tidak mendapatkan beban berat setelah di leg pertama mereka berhasil unggul 2-1. Apalagi di leg kedua ini El Che tampil di depan pada pendukungnya di Mestalla.Di babak pertama, Valencia tampil tidak begitu ngotot. Mereka juga tidak harus berkerja keras karena Girondins Bordeaux tidak banyak melakukan serangan ke daerah pertahanannya. Hingga turun minum hasil tetap 0-0.Namun di babak kedua, Valencia langsung mengambil inisiatif serangan. Di menit ke-52, sebuah tandukkan kepala Mauricio Pellegrino akhirnya menghasilkan gol setelah memanfaatkan crossing Fransisco Rufete.Sembilan menit kemudian, kiper Bordeaux Ulrich Rame harus kemblai memungut bola di dalam gawangnya setelah Francisco Rufete berhasil meneruskan sebuah umpan silang ke dalam gawang lawan. Sementara Bordeaux memperkecil ketinggalan menit 71 lewat gol Eduardo Costa memanfaatkan tendangan pojok. Namun hasil 2-1 di Mestalla ini bertahan hingga akhir pertandingan dan memastikan kemenangan Valencia dengan agregat 4-2.Skuad :Valencia: 1-Santiago Canizares; 23-Curro Torres, 2-Mauricio Pellegrino, 17-David Navarro, 12-Javier Garrido; 19-Francisco Rufete, 6-David Albelda (39-Miguel Albiol 70), 8-Ruben Baraja (5-Carlos Marchena 56), 16-Fabian Canobbio (11-Juan Sanchez 79); 10-Miguel Angel Angulo, 24-XiscoGirondins Bordeaux: 16-Ulrich Rame; 19-Bruno Basto (23-Paulo Miranda 85) 27-Marc Planus, 3-Marco Caneira, 21-Kodjo Afanou; 7-Eduardo Costa, 37-Pablo Francia, 8-Albert Celades, 11-Albert Riera, 18-Deivid (38-Sylvain Franco 66), 14-Pascal Feindouno (20-Paulo Costa 70) (key/)











































