Ini tentunya merupakan sebuah kabar gembira untuk Prancis. Setelah lolos ke Afrika Selatan, tim 'Ayam Jantan' juga dipastikan tidak akan kehilangan Henry di turnamen tersebut.
Seperti diketahui, striker Prancis itu melakukan handball yang dianggap disengaja pada pertandingan playoff kualifikasi Piala Dunia melawan Irlandia. Bola tepat mengenai tangan Henry sebelum mengirim assist kepada William Gallas, yang akhirnya mencetak gol penentuan sekaligus menyingkirkan Robie Keane dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sidang, Henry membela diri dengan menggunakan kode displin FIFA yang menyebutkan bahwa tindakan tersebut dinyatakan ilegal jika menggunakan tangan untuk mencegah sebuah gol yang dicetak. Tindakan inilah yang memungkinkan untuk dikenai sanksi.
Pembelaan itu sukses. FIFA akhirnya memutuskan bahwa sang striker tidak bersalah setelah dicapai kesimpulan bahwa tidak ada dasar hukum yang kuat bagi mereka untuk menangani kasus ini.
"Komite disiplin telah membuat kesimpulan bahwa tidak ada dasar hukum bagi komite untuk mempertimbangkan kasus ini karena menggunakan tangan tidak dapat dianggap sebagai sebuah pelanggaran serius sebagaimana diatur dalam pasal 77a dari kode disiplin FIFA," demikian statemen resmi FIFA seperti dilansir Reuters.
(roz/din)











































