Raja Kandang Vs Raja Tandang

Preview Monaco Vs Chelsea

Raja Kandang Vs Raja Tandang

- Sepakbola
Selasa, 20 Apr 2004 12:54 WIB
Jakarta - Malam ini atau Rabu (21/4/2004) dinihari WIB Stadion Stade Louis II akan jadi saksi pertemuan pertama antara dua tim yang punya rekor serupa tapi tak sama. Musim ini Monaco tak terkalahkan di kandang, sedangkan Chelsea selalu menang di markas lawan.Sebelumnya hampir tidak ada yang berani mengunggulkan Monaco saat menghadapi Real Madrid, apalagi setelah leg pertama ketika skuad Didier Deschamps ini kalah 4-2. Bagaimanapun kenyataannya berkata lain. Pada pertemuan berikutnya Fernando Morientes cs berubah menjadi banteng yang ganas. Para matador Spanyol itu mereka taklukkan 3-1. Itulah kemenangan keempat dari lima penampilan Monaco di Stade Louis II. Sisanya mereka ditahan 1-1 oleh PSV Eindhoven. Demikian halnya Chelsea. Skuad Claudio Ranieri itu mencatat sejarah dengan lolos ke babak semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya setelah menaklukkan Arsenal di babak perempatfinal. Kemenangan justru diperoleh The Blues di leg kedua di Highbury 2-1, sekaligus mengakhiri rekor tak pernah menang mereka dari The Gunners dalam 17 pertemuan terakhir.Itulah kemenangan tandang keenam dari enam kali lawatan Chelsea di Eropa. Setelah mengalahkan Zilina (Slovakia) di babak kualifikasi, berturut-turut mereka membawa pulang tiga angka dari markas Sparta Praha (1-0), Lazio (4-0), Besiktas (2-0), VfB Stuttgart (1-0), Arsenal (2-1).Dari data di atas dapat dilihat bahwa lini belakang Chelsea justru kuat saat mengunjungi tim lawan, bahwa gawang mereka baru bobol satu kali. Tiga bek mereka, yakni Glen Johnson, William Gallas, dan Wayne Bridge, ikut menyumbangkan gol dari total 18 gol yang telah dibuat."Chelsea memainkan sepakbola gaya Inggris dengan baik, organisasi tim yang baik dan pertahanan yang baik. Itu sebabnya mereka sedikit kemasukan gol," ujar Deschamps yang juga pernah memperkuat Chelsea.Prestasi Monaco di ajang Liga Champions sebenarnya tidak terlalu istimewa. Dari sembilan kali partisipasinya, mereka empat kali lolos ke perempatfinal. Prestasi terbaik baru ditingkat semifinal. Sebelumnya klub Prancis ini juga menembus babak empat besar pada tahun 1994 dan 1998 sebelum dihentikan Milan dan Juventus. Pengalaman Chelsea tidak sebaik Monaco. Klub London ini baru dua kali berlaga di kejuaraan antarklub paling bergengsi di Eropa itu dan baru kali ini mencapai semifinal. Tuan rumah tetap mengandalkan kolektivitas bermain dengan kendali serangan bertumpu pada kapten Ludovic Giuly. Shabani Nonda, Morientes, dan Dao Prso tetap jadi andalan utama buat menggedor pertahanan lawan. Sebaliknya, Ranieri berharap pada kebugaran Lampard dan kekuatan Hasselbaink. Sayangnya mereka tak bisa memainkan sayap kiri nan lincah, Damien Duff, karena cedera.Jadi siapakah yang unggul, raja kandang atau raja tandang? Kita tunggu saja.Perkiraan susunan pemain:AS Monaco: Roma, Evra, Ibarra, Givet, Rodriguez, Rothen, Zikos, Cisse, Giully, Morientes, PrsoChelsea: Ambrosio, Bridge, Terry, Dessaily, Melchiot, Cole, Lampard, Makalele, Parker, Hasselbaink, Mutu (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads