Dibanding persaingan di grup lain, kompetisi di Grup D bisa dibilang paling sengit. Zambia, Kamerun dan Gabon yang berturut-turut duduk di posisi satu hingga tiga sama-sama unya nilai empat dan selisih gol impas (0).
Zambia kemudian ditetapkan menjadi juara grup dan Kamerun sebagai runner up dan Gabon di posisi tiga. Komposisi itu muncul setelah semua pertandingan yang melibatkan Tunisia (penghuni posisi empat ditiadakan), yang membuat Zambia punya produktivitas gol lebih baik (4), diikuti Kamerun (3) dan Gabon (2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malang buat Kamerun karena mereka kembali dalam posisi tertinggal di menit 63 setelah Aurelien Chedjou membuat gol bunuh diri. Indomitable Lions akhirnya terhindar dari kekalahan setelah Landry N'Guemo menjebol gawang Tunisia semenit setelah gol Chedjou.
Sementara itu Zambia, yang di dua pertandingan pertamanya bermain imbang dan kalah, sukses memetik kemenangan 2-1 atas Gabon. Kemenangan perdana ini ternyata bisa meloloskan mereka ke babak delapan besar dengan status juara grup.
Rainford Kalaba membuka keunggulan di menit 28 sebelum digandakan oleh James Chamanga di menit 62. Gol balasan Gabon baru tercipta saat pertandingan tersisa tujuh menit lewat aksi Fabrice Do Marcolino.
Di babak delapan besar, Zambia akan menantang Nigeria sebagai runner up Grup C. Sementara Kamerun menghadapi pemuncak Grup C, Mesir.
(din/roz)











































