Walau Stabil, Kondisi Maradona Masih Serius
Kamis, 22 Apr 2004 13:50 WIB
Jakarta - Diego Maradona masih terus berjuang melawan penyakit paru-paru dan hati yang dideritanya. Hingga Rabu (21/4/04) malam, legenda sepakbola asal Argentina itu masih terbaring dirumah sakit dengan alat bantu pernafasan (respirator).Tim dokter yang menangani Maradona menyampaikan bahwa pasiennya tetap diberikan obat penenang untuk menjaga kestabilan fungsi Cardiovascular guna mencapai tahap yang memuaskan. Ditambahkan juga, bakteri yang menyebabkan radang paru-paru Maradona sudah sangat akut dan sensitif terhadap antibiotik, sehingga metode penyembuhannya tidak bisa diganti.Sementara itu dokter pribadi Maradona Alfredo Cahe mengatakan, kondisi pasiennya secara umum telah membaik sejak tiga hari lalu, namun sakit yang dialaminya tetaplah serius."Prioritas saat ini ialah untuk mengobati paru-parunya yang terinfeksi akibat menelan muntahnya sendiri pada hari Minggu kemarin," ujar Cahe, seperti dilansir Yahoo, Rabu (21/4/04)."Jika tingkat oksigen didalam darahnya sudah kembali normal, dokter akan menggunakan mesin untuk membantunya bernafas,tetapi tidak seluruhnya menggunakan mesin, sebagian bisa bernafas secara normal. Dan jika semuanya berjalan sesuai rencana, mereka baru melepaskan seluruhnya."Kondisi Maradona kini banyak mendapat simpati dari masyarakat Argentina.Ribuan penggemarnya hingga saat ini masih berjaga-jaga di luar klinik pribadi tempat Maradona dirawat, sambil menyanyikan lagu-lagu pujian.Dengan banyaknya wartawan, fotografer dan turis di sekitar gedung klinik tersebut membuat suasananya menjadi sangat gaduh, hingga memaksa pihak rumah sakit keluar untuk meminta pengertian para pengunjung agar tetap tenang dan menghormati pasien yang lainnya.Rasa simpati juga datang dari kalangan petinggi Argentina.Seorang juru bicara Presiden Argentina Nestor Kirchner mengatakan, Kirchner selalu menanyakan perkembangan terakhir Maradona."Bahkan Kirchner berpendapat, Maradona telah membawa air mata kejayaan bagi rakyat Argentina, melalui kejeniusannya dalamsepakbola," tandas Kirchner. (erk/)











































