Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Complexo da Sr. da Graca, Jumat (29/1/2010) dinihari WIB tersebut, kedua kubu benar-benar mengoleksi sesuatu yang sangat bersebarangan. Mesir mendulang empat gol sedangkan Aljazair mendapat tiga kartu merah untuk pemain-pemainnya.
Setelah Rafik Halliche dikeluarkan di menit 38, Mesir berhasil membuka keunggulan melalui penalti Hosni Abd Rabou satu menit kemudian. Mohamed Zidan lantas menggandakan keunggulan di menit 65.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah-tengah posisi tertekan, Aljazair malah harus kembali kehilangan pemainnya, kali ini Faouzi Chaouchi di menit 88. Sedangkan Mesir makin gencar dengan menutup keunggulan melalui gol Mohamed Gedo.
Hasil ini memuluskan langkah Mesir untuk meraih gelar ketujuhnya dan untuk berhadaoan dengan Ghana yang sudah lolos ke final duluan. Ada pun saat ini mereka merupakan kolektor terbanyak Piala Afrika dengan raihan enam kalinya disusul Ghana dan Kamerun dengan emat gelar.
(fjp/nar)











































