Bek Timnas Portugal Positif Doping

Bek Timnas Portugal Positif Doping

- Sepakbola
Selasa, 27 Apr 2004 11:29 WIB
Jakarta - Bek timnas Portugal, Rui Jorge, terancam absen di Euro 2004 karena positif mengkonsumsi doping jenis Pulmicort. Sialnya, asal doping ternyata obat yang diresepkan dokter klub. Pesepakbola yang kini memperkuat klub Sporting Lisbon itu menjalani tes doping rutin usai mengikuti pertandingan Liga Portugal melawan Moreirense SC pada 13 Februari lalu. Berdasarkan hasil tes, yang keluar beberapa waktu lalu, sampel A Rui Jorge ternyata positif mengandung Pulmicort yang termasuk dalam kategori doping. Tak ayal pihak klub yang diperkuat Jorge segera bereaksi dengan kenyataan ini. Pasalnya obat yang diduga menjadi sumber doping tersebut adalah obat yang diresepkan oleh dokter klub. Dokter klub Jose Gomes Pereira menyatakan bahwa situasi yang menimpa Jorge adalah karena kelalaian mereka. Para pemain sebenarnya boleh mempergunakan produk yang termasuk dalam pengawasan komite anti-doping, jika penggunaan obat itu diberitahukan terlebih dahulu kepada pihak berwenang. Tampaknya klub lamban bereaksi dengan aturan ini. "Tes itu dilakukan sebelum kami memberitahukan kepada pihak berwenang soal itu," ujar Gomes dalam soccernet. "Itu (situasi yang menimpa Rui Jorge) adalah karena kesalahan administrasi, dan tentunya bukan tanggung jawab dia. Saya mencoba memperingatkan pihak yang berwenang dalam peraturan doping sesegera mungkin setelah saya tahu Rui Jorge mempergunakan obat ini," lanjutnya. Rui Jorge sendiri merasa sangat terkejut dengan kenyataan ini. Ia tak menyangka bahwa obat anti alergi yang diresepkan dokter klub ternyata mengandung 'zat terlarang'. "Saya punya penyakit alergi yang akut, dan dokter klub meresepkan dua obat ini. Saya terkejut mendengar kalau saya positif doping gara-gara ini. Saya harap situasi ini tak mempengaruhi karir saya," ujar Jorge seperti dilansir eurosport, Selasa (27/4/2004). Rui Jorge sendiri dipastikan dapat memperkuat Portugal untuk pertandingan persahabatan versus Swedia (29/4/2004) karena hasil sampel B nya belum diketahui. Namun nasib bek berusia 31 tahun itu di perhelatan Euro 2004 masih diragukan. Pasalnya jika sampel B nya terbukti positif, ia akan dikenai hukuman yang kemungkinan besar bakal meniadakan peluangnya di turnamen empat tahunan terbesar Eropa itu. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads