Inter dan Chelsea akan saling baku hantam di babak 16 besar Liga Champions. Pertemuan pertama antara keduanya akan dilangsungkan di Giuseppe Meazza pada 24 Februari mendatang.
Buat Carlo Ancelotti, Inter jelas bukan lawan yang baru mengingat dia sempat membesut AC Milan delapan tahun lamanya. Tapi pertemuan dengan Zavier Zanetti dkk dua pekan ke depan akan sangat berbeda karena dia kini sudah membesut The Blues dan Chelsea yang berada di bawah arahan Jose Mourinho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mourinho meninggalkan sebuah tanda di sini, di atas semua yang ada di organisasi klub. (Pertandingan) itu bukan soal Mourinho versus Ancelotti, tapi merupakan sebuah tantangan yang berat. Tak bisa lebih buruk lagi buat kami, juga mereka," sahut Ancelotti di Football Italia.
Meski begitu, pria yang sempat dua kali mengantar Milan menjuarai Liga Champions itu yakin kalau kans untuk menang masih terbuka lebar. Tapi tentu ada syarat yang harus dipenuhi, yakni penampilan 100% dari Frank lampard dkk.
"Mereka menambah kualitas, dari kondisi solid yang sudah terbangun, dengan masuknya Milito dan Sneijder. Tapi kami punya segalanya, fisik dan kualitas. Kami bisa menang dengan beragam cara yang berbeda."
"Liga Inggris adalah kompetisi yang sulit. Dengan menaruh hormat pada Italia, di sini klub kecil kurang mengandalkan taktik tapi memaksimalkan fisik," pungkas dia.
(din/arp)











































