Larsson Kembali ke TImnas
Jumat, 30 Apr 2004 17:55 WIB
Jakarta - Henrik Larsson berubah pikiran. Setelah sebelumnya keukeuh dengan pernyataan pensiun dari timnas Swedia, Larsson akhirnya setuju untuk mengundurkan niatnya itu. Mengapa? Larsson sudah menyatakan mundur dari timnas Swedia sesaat setelah timnya gagal melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2002 lalu karena dikalahkan Senegal. Pesepakbola berusia 32 tahun itu memang sempat kembali memperkuat timnasnya kala Swedia tengah melakukan pertandingan kualifikasi Euro 2004 melawan Bosnia Herzegovina pada April 2003 lalu. Namun usai pertandingan yang dimenangkan oleh Swedia itu, ia menyatakan mundur untuk kedua kalinya. Mundurnya ia dari timnas untuk kedua kalinya awalnya sangat menyakinkan. Rayuan presiden UEFA Lennart Johannson saja tak digubris pesepakbola yang pernah berambut gimbal itu. Namun menurut berita yang dilansir eurosport, Larsson tiba-tiba memutuskan untuk kembali memperkuat Swedia. Pesepakbola yang musim 2000-2001 mendapatkan hadiah "sepatu emas" Eropa itu menyatakan bahwa ia sudah berbicara dengan pelatih timnas dan setuju untuk kembali. "Saya baru saja bicara dengan Lars Lagerback. Saya berkata kepadanya, jika ia masih menginkan saya berlaga di Portugal maka saya akan sangat bahagia untuk bergabung bersamanya," ujar Larsson kepada harian Helsingborgs Daghlad. Pesepakbola yang sudah mengemas 24 gol dalam 75 penampilan bersama Swedia itu menyatakan bahwa keputusannya itu semata-mata karena dorongan hatinya. Ia juga takkan peduli dengan padangan orang lain soal keputusannya untuk kembali setelah sekian lama. "Semua orang punya hak untuk merubah pikiran. Saya telah lama menantikan kesempatan untuk bermain di ajang kejuaraan Eropa. Saya merasa sekaranglah saatnya. Saya merasa kondisi fisik saya sedang bagus-bagusnya," ungkap Larsson. Sementara Lagerback menanggapi keputusan Larsson untuk kembali dengan positif. Menurutnya kondisi moral tim jadi terangkat karena kesediaan Larsson untuk kembali. "Permainan sepakbola Larsson musim ini menunjukkan orang seperti apa dia. Tentu saja ini suntikan moral yang positif untuk tim." imbuh Lagerback. (mel/)










































