Pada pertandingan pertama mereka di babak 16 besar Liga Champions 2009/2010 tadi malam, atau Rabu (17/2/2010) dinihari WIB, Madrid kalah 0-1 dari tuan rumah Olympique Lyon. Itulah kekalahan tandang pertama Los Blancos di musim ini di Eropa.
Gol yang mengoyak jala Iker Casillas lahir lewat tendangan spektakuler Jean Makoun dari jarak 25 meter di menit 47.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semenjak memenangi Liga Champions musim 2001/2002, saat masih diperkuat Zinedine Zidane, pencapaian Madrid di turnamen ini menurun. Di musim berikutnya mereka masih bisa menembus semifinal, tapi semusim kemudian terhenti di babak perempatfinal.
Setelah itu tim bertabur bintang tersebut bahkan selalu gagal menyentuh babak delapan besar. Di tahun 2005 mereka disingkirkan Juventus dengan skor agregat 1-2, di mana gol kemenangan Juve didapatkan di menit 116 babak tambahan di Turin, melalui Marcelo Zalayeta.
Di musim 2005/2006 giliran Arsenal yang mengandaskan El Real. Kalah 0-1 di Bernabeu, Raul Gonzalez cs hanya mampu bermain imbang 0-0 di London.
Di musim berikutnya Madrid bertemu Bayern Munich di babak 16 besar. Menang 3-2 di kandang, mereka kalah 1-2 di pertandingan kedua, sehingga kalah oleh gol tandang.
Di musim 2007/2008 Madrid selalu kalah dalam dua pertemuannya melawan AS Roma di babak 16 besar, masing-masing dengan skor 2-1. Dan di musim lalu, mimpi buruk mereka berlanjut ketika ditundukkan 0-1 di Bernabeu, lalu dihantam 0-4 di Anfield oleh Liverpool.
Bisa naik ke level yang lebih tinggi lagi, Madrid?
(a2s/arp)











































