Hiddink ternyata membuat keputusan terkait masa depannya lebih cepat. Padahal pria 63 tahun ini sering menolak menjawab pertanyaan seputar kelanjutan karirnya setelah kontraknya bersama timnas Rusia habis pada Juli mendatang.
Seiring dengan kabar itu, banyak pihak yang ingin menggaet pelatih bertangan dingin itu. Sebutlah Liverpool, Juventus serta beberapa negara seperti Nigeria, Korea Utara dan Pantai Gading dan terakhir Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden TFF Mahmut Ozgener dan wakilnya, Lutfi Aribogan terbang ke Amsterdam untuk menyepakati negosiasi dengan Hiddink. Pelatih 63 tahun yang kaya pengalaman itu menyetujui sebuah kontrak kerjasama selama dua tahun dengan opsi lebih dua tahun."
"Kontrak Hiddink akan mulai aktif mulai 1 Agustus 2010 dan konferensi pers terkait penunjukkan ini akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang," demikian pernyataan yang dikutip Detiksport di situs resmi TFF.
Dalam menangani tim yang baru ini, Hiddink akan dibantu oleh mantan kapten Turki Oguz Cetin dan seorang asisten pelatih asal Belanda yang namanya akan disebutkan kemudian. Sementara mantan kiper internasional Turki, Engin Ipekoglu ditunjuk menjadi pelatih penjaga gawang.
(arp/arp)











































