Gol yang diciptakan Silvestre Varela di menit 11 itu tercipta berkat blunder kiper Lukasz Fabianski. Kiper pengganti Manuel Almunia yang tengah cedera itu gagal menangkap dengan sempurna bola sepakan Varela. Alih-alih menjinakkannya, Fabianski malah membuat bola berganti arah ke gawangnya sendiri.
Setelah gol tersebut, Arsenal sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Sol Campbell. Namun Porto akhirnya memastikan kemenangan menjadi 2-1 setelah Falcao menciptakan gol pada menit 51.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya saya tak tahu harus berkata apa. Mungkin sebagai pemain saya juga bisa melakukan hal yang sama," ujarnya seperti dilansir Yahoosports.
"Gol pemain junior, apa lagi yang bisa Anda lakukan? Tak ada yang bisa diprotes," sergahnya, seraya menyebut kedua gol tersebut hanya mungkin terjadi kepada para pemain yang belum berpengalaman.
"Setelah gol kedua mental kami jatuh. Mungkin kami terlalu lembek ketika kami kebobolan. Mungkin terkadang kami tak cukup kuat untuk membangkitkan semangat kami sendiri," tukasnya.
(roz/din)











































