Leg I babak 32 besar kontra Unirea Urziceni, Kamis (18/2/2010) atau Jumat dinihari WIB adalah langkah pertama Liverpool untuk mengupayakan meraih gelar tersisa musim ini, setelah tersingkir di Piala FA dan Carling, serta sulitnya meraih trofi Liga Inggris.
Walaupun kasta kelas dua di kejuaraan antarklub Eropa, tapi Europa League tetap saja bisa menjadi obat penawar yang paling mujarab bagi The Anfield Gank.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Kalau bisa juara) Akan menyenangkan bagi kami. Kami harus meninggalkan jauh-jauh kekecewaan setelah tersingkir dari Liga Champions, serta bermain sebaik mungkin di laga berikutnya," sambungnya.
"Saya pikir Liverpool selalu mempunyai tekanan di seluruh kompetisi. Jadi kami harus berpikir kami bisa memenanginya dan langkah awalnya adalah laga hari Kamis (kontra Unirea), di mana laga itu penting untuk kami menangi."
Kemenangan tentunya jadi harga mati mengingat tim asuhan Rafael Benitez lebih dulu jadi tuan rumah di Anfield malam nanti sebelum sepekan kemudian bertandang ke Rumania.
"Ini adalah game kandang yang penting dan kami butuh mencetak banyak gol dan tidak kebobolan karena gol tandang sangatlah penting," pungkas pemain muda asal Argentina berusia 22 tahun itu. (mrp/arp)











































