Carletto Jadi Faktor Penentu?

Jelang Inter vs Chelsea

Carletto Jadi Faktor Penentu?

- Sepakbola
Selasa, 23 Feb 2010 08:22 WIB
Carletto Jadi Faktor Penentu?
Jakarta - Ada banyak hal di Chelsea yang layak membuat Inter Milan was-was jelang perjamuannya Kamis (25/2/2010) lusa. Tapi ada satu faktor yang dalam beberapa tahun ke belakang jadi momok Nerazzurri, dia adalah Carlo Ancelotti.

Sepanjang sejarah Liga/Piala Champions, inilah untuk kali pertama Inter dan Chelsea saling berhadapan. Kedua klub bahkan belum pernah bertemu di semua ajang resmi yang pernah dan masih digelar UEFA atau FIFA.

Salah satu bentrok antara kedua kesebelasan yang tak tercatat secara resmi adalah di awal musim lalu, saat The Blues menundukkan Nerazzurri dengan 2-0 dalam rangkaian laga ujicoba di Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau sejarah pertemuan dengan Chelsea tak ada perlu dikhawatirkan, maka Inter layak berhati-hati terkait pertemuan dengan Carlo Ancelotti. Saat membesut AC Milan dalam kurun 2001 hingga 2009, Carletto banyak mendatangkan duka buat La Beneamata.

Dikutip dari situs resmi UEFA, ketika masih menjadi pembesut Rossoneri, Ancelotti berhasil memenangi 10 dari 18 pertemuan dengan Inter. Pelatih 50 tahun itu cuma lima kali kalah dan tiga sisanya berakhir imbang.

Salah satu kemenangan Ancelotti (dan Milan) yang paling dikenang adalah di babak semifinal musim 2002/2003. Diavolo Rosso lolos ke final dengan aturan agresivitas gol tandang dalam laga yang berakhir dengan agregat 1-1.

Carletto juga punya trek rekor yang bagus jika berhadapan dengan Jose Mourinho. Saat The Special One secara mengejutkan mengantar FC Porto menjuarai Liga Champions, Milan justru bisa menundukkan Dragoes di ajang Piala Super Eropa dengan memetik kemenangan 1-0.

Makin memberatkan Inter adalah statistik mereka yang kurang bagus di babak 16 besar dalam beberapa musim ke belakang. Di fase pertama babak knock out tersebut Nerazzurri selalu gagal selamat di tiga musim terakhir.

Dari tiga kegagalan tersebut, dua di antaranya dilakukan tim Inggris: Manchester United (2008/2009) dan Liverpool (2007/2008). Sementara satu kegagalan lainnya didapat saat dikalahkan Valencia (2006/2007).

Bagaimana, Inter? (din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads